TELUKKUANTAN – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia sudah mengalokasikan 100.620 dosis vaksin Pfizer untuk Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Alokasi ini sebagai balasan atas surat yang dikirim Bupati Kuansing beberapa waktu lalu, yang berisi permintaan vaksin guna mengejar target vaksinasi 70 persen di akhir tahun.
Hal itu berdasarkan surat Kemenkes RI ke Gubernur Riau yang ditembuskan ke Bupati Kuansing tertanggal 12 November 2021. Dalam surat tersebut, Pemkab Kuansing diminta untuk memperhatikan beberapa hal, terutama manajemen suhu penyimpanan.
Kemudian, Kemenkes RI juga mengingatkan agar Kuansing membuat perencanaan pemakaian secara seksama. Mengingat, pada kondisi dry ice tidak tersedia, maka masa penyimpanan vaksin berkurang menjadi dua minggu.
Kemenkes juga menegaskan bahwa vaksin Covid-19 Pfizer dimanfaatkan untuk memenuhi pemberian dosis satu, untuk percepatan pelaksaan vaksinasi Covid-19.
Mengenai hal ini, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kuansing, Jafrinaldi, Selasa (16/11/2021) pagi, menyatakan akan berkoordinasi dengan Diskes Provinsi Riau. Sehingga, proses distribusi vaksin Pfizer berjalan dengan lancar dan bisa digunakan masyarakat.
“Alhamdulillah, Kemenkes sudah mengalokasikan vaksin sebanyak 100.620 dosis vaksin Pfizer. Nanti kami akan koordinasi dengan Diskes Provinsi Riau,” ujar Jafrinaldi.










