Pekan Ini APBD-P Pelalawan Turun dari Pemprov Riau, Ini Pesan Bupati Zukri

PANGKALAN KERINCI –Proses evaluasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Pelalawan tahun 2021 masih dilakukan. Diperkirakan hasil evuasi APBD-P turun, pekan ini.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan masih menunggu APBD-P tahun 2021 turun dari Pemprov Riau, mengingat masa penggunaan anggaran yang tersisa kurang dari dua bulan.

“Masih proses evaluasi di provinsi, belum turun. Kemarin diserahkan tanggal 2 Oktober,” terang Bupati Pelalawan, H Zukri, kepada GoRiau.com, Senin (18/10/2021).

Dikatakannya, masa penggunaan APBD-P yang tersisa kurang dari dua bulan ini, maka seluruh Organusasi Perangkat Daerah (OPD) dapat menjalankan program kerja dengan efektif.

“Sehingga, seluruh kegiatan dan program kerja yang telah disahkan dilaksanakan dengan waktu yang singkat. Insya Allah minggu ini APBD-P sudah turun. Kepada OPD, seluruh program-program prioritas musti dijalankan,” imbaunya.

Bupati Zukri berharap, tidak ada kendala dalam pelaksanaan kegiatan yang sudah diprogramkan pada APBD-P. Bahkan ia meminta agar yang berkaitan degan pelayanan publik dimaksimalkan.

“Jangan sampai ada kendala kecil tapi jadi besar. Untuk dimaksimalkan, terutama untuk pelayanan publik. Yang menyangkut belanja publik harus prioritas dengan sisa waktu ini harus maksimal,” tandasnya.

#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan, Devitson Saharuddin menjelaskan, hasil evaluasi APBD-P dari Pemprov Riau akan disertai dengan Surat Keputusan (SK) penetapan dari Gubernur Riau (Gubri) terhadap APBD-P.

Sebelum kepada tahapan itu, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan diundang untuk membahas evaluasi. “Mudahan dalam minggu ini hasil evaluasinya sudah turun,” ujar Devitson.

Untuk itu, OPD sudah bisa membuat rencana kerja dan analisa pelaksanaan program sebelum penetapan anggaran perubahan.

“Seperti instruksi Pak Bupati, OPD harus merealisasikan semua program dengan maksimal hingga akhir tahun nanti,” jelasnya.

Sebelumnya, APBD-P Pelalawan tahun 2021 disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan pada 30 September 2021 lalu.

APBD-P Pelalawan tahun 2021 disahkan tepat pada hari terakhir batas waktu pengesahan anggaran sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah yakni 30 September 2021.

Pembahasan APBD berlangsung sangat alot perubahan anggaran disahkan dengan hasil sebelumnya APBD sebesar Rp 1, 44 triliun setelah perubahan menjadi Rp 1,78 triliun.

Terjadi penambahan sebesar Rp 429 miliar lebih. Sehingga terjadi kenaikan target belanja daerah bertambah sebesar Rp 374 miliar atau 26 persen.

Sedangkan target pembiayaan juga meningkat menjadi Rp 279 miliar atau kenaikan sebesar 21 persen.