oleh

5 Hari Sempat Nihil, Kasus Covid-19 Kembali Muncul di Dumai

DUMAI-Sempat 5 hari nihil, kasus Covid-19 kembali muncul di Kota Dumai. Satu pasien positif saat ini dirawat di rumah sakit sejak Ahad kemarin (21/11/2021). 

banner 300x250

“Memang kita sempat nihil pasien Covid-19, namun pada hari Minggu kemarin, pasien Covid-19 kembali muncul. Itu menandakan bahwa Covid-19 masih ada, dan harus waspada,” ujar  Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Dumai, dr Syaiful, Senin (22/11/2021).

Syaiful mengungkapkan, bahwa perkembangan Covid-19 di kota Dumai, sudah jauh menunjukan tren positif. Hal tersebut dibuktikan hanya ada satu pasien yang saat ini dirawat di rumah sakit.

Secara akumulasi, total kasus Covid-19 yang tercatat di Dumai hingga Ahad mencapai 10.358 kasus. Dengan rincian, 10.100 dinyatakan sembuh dan 257 orang meninggal dunia dan satu pasien masih dirawat.

Syaiful juga mengingatkan bahwa penyebaran Covid-19 di Kota Dumai belum terhenti. Untuk itu semua pihak harus bisa memahami bahwa Dumai tetap harus waspada terhadap Covid-19.

“Saat ini vaksinasi masih berlangsung, kita berharap dengan maksimalnya vaksinasi, maka herd imunnity di Dumai,” imbuh Syaiful seperti dikutip di laman web Pekanbaru.tribunnews.com. 

Senada dengan Syaiful, Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Dumai, Amrizal Anara juga mengungkapkan munculnya satu kasus Covid-19 setelah sempat nihil selama berhari-hari.

#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }

Menurutnya, penyebab munculnya kasus baru ini kemungkinan karena warga mulai abai dan mengendorkan protokol kesehatan atau prokes.

“Kita menilai prokes sudah mulai kendor, dan ini harus kembali diingatkan lagi, agar masyarakat tidak lengah,” ujar Amrizal Anara.

Ia menambahkan, bahwa saat ini BPBD Dumai, tengah menyalurkan bantuan belasan ribu masker dari BNPB, hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

“Kita akan tetap mengingatkan masyarakat, karena ini penting agar prokes tetap terjaga, dan penularan bisa dicegah,” pungkas Amrizal Anara.