PANGKALAN KERINCI –Aliran Sungai Timun di Desa Segati Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau diduga tercemar oleh limbah dari Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT Sawit Mas Nusantara (SMN).
Banyak ikan mati ditemukan mengambang di aliran Sungai Timun pada Sabtu (11/12/2021). Warga menduga, matinya ikan-ikan tersebut disebabkan oleh limbah perusahaan.
Dugaan itu diperkuat dengan berubahnya warna air sungai yang menghitam dan mengeluarkan aroma busuk menyengat. Bahkan menurut informasi yang disampaikan warga, rumput yang berada di tepi sungai menghitam.
“Banyak ikan mati. Ada juga yang busuk mengambang ke permukaan Sungai Timun. Kami menduga ini diakibatkan oleh limbah pabrik sawit PT SMN yang masuk ke sungai,” papar salah seorang warga, yang meminta tidak ditulis namanya.
Menurut warga ini, atas kejadian tersebut tidak ada upaya dari pihak perusahaan untuk memperbaiki kebocoran limbah hingga menerobos masuk ke sungai.
“Kami sangat menyayangkan tidak adanya upaya dari pihak perusahaan untuk memperbaiki limbahnya yang bocor hingga masuk ke dalam sungai,” terang warga.
Humas PT Sawit Mas Nusantara, Samsul, Senin (13/12/2021) mengatakan, pihaknya mengaku belum mendapat laporan terkait adanya limbah perusahaan yang diduga mencemari Sungai Timun.
#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }
“Sampai saat ini saya belum ada mengetahui dan laporan-laporan juga belum ada. Saya tanya juga ke pengawas di lapangan kata mereka juga tidak ada. Sepengetahuan kita tidak ada, laporan juga tidak ada,” jelasnya, saat dikonfirmasi GoRiau.com.




