Jalan Atlernatif Sepi Peminat, Pengendara Lebih Pilih Antri Buka Tutup di Jembatan Koto Gasib Siak

PEKANBARU – Dinas terkait telah mengalihkan arus lalu lintas dari Kota Pekanbaru, bagi warga yang akan menuju ke Kabupaten Siak, melalui kaca mayang atau PT Kimia Tirta Utama (KTU). Namun, banyak pengendara tak ingin melintasi jalan tersebut.

Dari pantauan GoRiau.com, saat melintasi jalan tersebut, banyak pengendara dari arah Pekanbaru menuju Siak lebih memilih antri buka tutup jalan di Jembatan Koto Gasib yang hingga saat ini belum rampung pengerjaannya.

Jalan alternatif ini memang disarankan dilintasi pada pagi hingga sore hari dari Pekanbaru, namun tidak disarankan dilintasi pada malam hari.

Saat GoRiau.com mencoba jalan alternatif tersebut, dibutuhkan waktu 30 menit untuk melaju di jalan alternatif yang kondisinya masih base, tiba di daerah Buatan, Jalan Lintas Siak – Pekanbaru.

Saat berada di jalan alternatif, sejumlah rambu penunjuk jalan sudah terpasang dengan baik. Saat masuk ke jalan alternatif, pengendara akan melewati pos keamanan PT KTU.

Jalan alternatif yang berkelok, mendaki, dan menurun, serta banyaknya persimpangan, cukup membingungkan bagi pengendara yang pertama kali melintasi.

Setelah keluar di pos keamanan terakhir PT KTU, pengendara berbelok ke arah kanan. Setelah mendapati jalan aspal belok ke arah kiri jika ingin ke Kota Siak atau belok ke kanan jika ingin ke Kerinci, Pelalawan.