SIAK – Cuaca panas dalam sepekan terakhir mengakibatkan kebakaran lahan di sejumlah Kabupaten Siak, Riau. Tercatat dari data Manggala Agni, ada 7 hektar lahan yang terbakar.
Kepala Manggala Agni Siak, Ihsan saat dikonfirmasi GoRiau.com mengatakan pihaknya bersama TNI, Polri, Damkar, MPA, pihak Kecamatan, Kampung dan masyarakat setempat turun langsung memadamkan api tersebut.
“Dari 7 hektar yang terbakar ini, 6 hektar ada di Kampung Mengkapan dan 1 hektar di Dayun. Daerah yang terbakar ini memang sulit air,” kata Ihsan, Senin (2/3/2020).
Meski demikian, kata Ihsan, Sinar Mas terbilang cukup sigap menanggapi masalah karlahut ini. Sebanyak 2 heli water bombing diturunkan untuk upaya pemadaman di dua lokasi ini.
“Selain perusahaan Sinar Mas, Pemkab Siak juga sudah menurunkan sejumlah alat berat untuk membuat embung di daerah Mengkapan,” sebut Ihsan lagi.
Humas Sinar Mas Forestry, Nurul Huda mengatakan pihaknya memang menurunkan 2 heli water bombing Superpuma dan 2 alat berat Arara Abadi APP Sinarmas membantu pemadaman Karlahut di luar Konsesi Group APP Sinar pada 3 Kabupaten di Riau.
Sesuai Permintaan Satgas Udara dan Darat Karhutla Provinsi Riau dan Kabupaten PT Arara Abadi-APP Sinar Mas diminta membantu padamkan karhutla di luar konsesi perusahaan.
“Heli Water bombing diturunkan padamkan Karlahut di P Rangsang, Kabupaten Teluk Meranti dan Kabupaten Siak. Sedangkan di Kabupaten Pelalawan, dua alat berat dan 1 group Pasukan Pemadam Arara Abadi sesuai permintaan Pemda/BPBD Pelalawan,” kata Nurul Huda.




