TELUKKUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau dibawah kepemimpinan Mursini – Halim punya program andalan untuk mensejahterakan masyarakat. Salah satunya program 1,5 juta bibit sawit selama lima tahun atau satu periode jabatannya.
Setelah 3,5 tahun memimpin Kuansing, ternyata realisasi program tersebut baru 269.364 batang bibit sawit yang bersumber dari APBD. Kemudian, melihat waktu yang tersisa, mungkinkah 1,5 juta bibit sawit tercapai?
Menjawab hal itu, Ir. Emmerson selaku Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kuansing menyatakan pihaknya optimis bisa merealisasikan program 1,5 juta bibit sawit. Bahkan, ia memperkirakan bantuan bibit sawit melebihi target pada tahun 2021 mendatang.
“Insya Allah tercapai. Kenapa kita optimis? Sebab, ini merupakan program pemerintah dan dananya tak hanya bersumber dari APBD Kuansing, tapi juga bisa dari APBD Provinsi dan APBN atau dana pusat,” ujar Emmerson yang ditemui di Telukkuantan, Kamis (12/3/2020) pagi.
Untuk tahun ini, lanjut Emmerson, Pemkab Kuansing kembali menganggarkan bantuan bibit sawit sebanyak 69.000 batang. Selain itu, Distan juga mengadakan 50.000 kecambah yang akan dibagikan ke masyarakat setelah jadi bibit. Distan akan merawat kecambah tersebut.
“Kita sadar, jika hanya berharap APBD Kuansing, tentu program tersebut sulit direalisasikan. Karena itu, pada awal-awal saya menjabat, sesuai arahan Pak Bupati dan Pak Wabup, saya kejar dana pusat. Alhamdulillah, kita dapat program replanting 8.000 hektare kebun sawit selama tiga tahun,” ujar Emmerson.
Program replanting tersebut, lanjut Emmerson, merupakan buah perjuangan Distan Kuansing dalam merebut dana pusat. Pihaknya sudah teken MoU dengan Badan Pengelola Dana Pengembangan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan bank penyedia dana. “Tidak semua daerah mendapatkan dana ini, tergantung perjuangan,” katanya.
“Jadi, pada tahun 2019, itu sudah 4.000 hektare yang direplanting, tahun ini sebanyak 2.000 hektare dan sisanya 2.000 hektare pada tahun 2021 mendatang. Jika kita kalkulasikan semua bibit yang akan diberikan ke masyarakat, totalnya mencapai 1,46 juta. Nah, tinggal 32 ribu yang akan kita anggarkan pada APBD 2021,” papar Emmerson.
Atas dasar itu, Emmerson optimis bahwa program Pemkab Kuansing berupa bantuan 1,5 juta bibit sawit berhasil direalisasikan dalam kurun waktu lima tahun.
“Logis kan. Itu fakta dan logis. Saya optimis, Kuansing bisa menggarkan 32.000 batang pada tahun 2021. Karena itu, saya pikir program 1,5 juta bibit sawit berhasil direalisasikan,” tutup Emmerson.




