Masih Situasi Covid-19, PPDB Tingkat SMA Sederajat Dilakukan Lewat Online

SIAK – Calon siswa baru di SMAN 2 Siak tidak perlu khawatir dengan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK tahun ajaran 2020-2021 se Provinsi Riau yang dilakukan secara online. Sebab pihak sekolah sudah menyiapkan solusinya.

Kepala SMAN 2 Siak Dadang Heru Dini, S.Si mengatakan situasi Covid-19 saat ini, pihak sekolah masih tetap menjalankan protokol Kesehatan. Melalui pendaftaran online ini, pihak sekolah sudah membantu pemerintah untuk tidak mendatang orang ramai.

“Dalam jadwal yang ada, PPDB rencananya akan dibuka pada 17 -25 Juni 2020. Ada beberapa keluhan orangtua calon siswa baru yang tidak mempunyai ponsel. Kami di sekolah sepakat akan membantu mendaftarkan siswa bagi keluarga mereka yang tidak punya ponsel untuk mendaftar,” kata Dadang kepada wartawan, Kamis (4/6/2020).

Menurut dia, keluhan orang tua siswa di lingkungan sekolahnya itu cukup banyak. Ia dapat memaklumi kondisi tersebut hingga majelis guru di sekolahnya pun setuju ikut membantu para para orang tua siswa itu.

“Jadwal pendaftran kan ada beberapa hari. Yang penting bagi siswa yang ingin mendaftar tentu harus menscan sarat-saratnya,” kata dia.

Ia juga mengabarkan, seluruh SMA dan SMK Negeri di Siak melaksanakan PPDB secara online. Sebab, sudah menjadi ketetapan dari provinsi Riau. Provider dalam penjaminan jaringan internet selama PPDB adalah PT Telkomsel.

“Sudah ada kesepakatan begitu, jadi masalah jaringan Insyaallah tidak menjadi kendala,” kata dia.

Pihak Telkomsel akan melatih operator yang ditunjuk sekolah. Masing-masing sekolah mengutus 1 orang operator. Sementara di SMAN 2 Siak mencadangkan 2 orang lagi sebagai operator.

Kepala SMAN 1 Siak, Wildan, S.Ag juga mengatakan operatornya akan dilatih oleh pihak provider sebelum jadwal PPDB online. Saat ini, tahapan PPDB Online baru setakat pengumuman pendaftaran.

“Kita mengumumkan pendaftaran dan sarat-saratnya melalui akun media sosial sekolah, seperti FB dan IG,” kata dia.

Ia menerangkan di sekolahnya tidak ada kendala dalam persiapan pelaksanaan PPDB online. Sistem PPDB sesuai Juknis terbagi ke dalam 4 jalur. Jalur lingkungan sebesar 50 persen, jalur afirmasi sebesar 15 persen, jalur pindahan 5 persen dan jalur prestasi 30 persen.

“Jalur afirmasi adalah untuk keluarga tidak mampu, yang dibuktikan oleh surat tidak mampu atau surat resmi sebagai penerima bantuan sosial dari pemerintah,” kata alumnus Fakultas Tarbiyah UIN Suska Riau itu.

Sedangkan jalur pindahan 5 pereen juga termasuk untuk anak guru. Jalur prestasi dibuktikan dengan prestasi akademik dan non akademik.

“Non akademik dimaksud bisa prestasi bidang kesenian, olahraga, sain dan lain-lain, yang dibuktikan sertifikatnya,” kata Wildan.