Hari Pertama Buka, Istana Siak Peroleh Rp1,2 Juta PAD

SIAK – Setelah lama ditutup, Istana Siak Sri Indrapura dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang mencakup sejumlah persyaratan, Senin (22/6/2020).

Hari pertama dibuka ini, Istana Assereyah Hasyimiah di Kabupaten Siak, Provinsi Riau sudah memperoleh pendapatan asli daerah Rp1,2 juta dari 140 orang pengunjung.

“Alhamdulillah sudah buka, pengunjung hari pertama sebanyak 140 orang yaitu 100 dewasa dan 40 anak-anak,” kata Kepala Dinas Pariwisata Siak, Fauzi Asni di Siak.

Fauzi menyebutkan, protokol masuk Istana Siak dimulai dari pembelian karcis dengan semuanya wajib pakai masker. Ketika masuk pagar, pengunjung akan mencuci tangan diberikan oleh petugas setempat.

Lalu saat masuk istana juga harus antri dulu menunggu giliran di tenda yang telah disediakan. Selanjutnya jika giliran masuk sudah tiba, pengunjung diberikan waktu 25-30 menit menikmati Wisata Sejarah Istana Siak tersebut.

Bupati Siak, Alfedri menyampaikan daerahnya sudah dalam tahap menuju pemberlakuan normal baru. Hal tersebut berdasarkan rasio penularan lokal dengan kasus positif itu nol sementara syaratnya dibawah satu baru bisa dilakukan normal baru.

“Penularan lokal di Siak adalah nol sementara kasus positifnya ada empat. Jadi ketika nol dibagi menjadi empat hasilnya adalah nol juga sehingga bisa diberlakukan normal baru,” ungkapnya.

Sementara Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Cabang Riau dr Wildan Asfan Hasibuan Kabupaten Siak sudah siap untuk menerapkan tatanan normal baru produktif dan aman COVID-19.

Namun harus tetap memperhatikan indikator kesehatan dan tetap menjaga protokol kesehatan, sehingga di harapkan kedepan tidak terjadi lagi gelombang kedua dari penularan.

“Jadi daerah yang melaksanakan tatanan normal baru secara bertahap dari enam larangan PSBB dibuka pelan-pelan namun tetap disiplin dan tetap ada pengawasan terhadap masyarakat,” ucapnya.