Terkendala, Pengadaan Lahan Makam Baru di Pangkalan Kerinci Ditunda

PANGKALAN KERINCI – Pengadaan lahan makam baru di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, tertunda. Meski Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan telah menganggarkan sejak tahun 2017 lalu.

Hal ini terungkap dalam rapat dengar ppendapat (RDP) yang digelar oleh Komisi I DPRD Pelalawan bersama Dinas Sosial (Dissos) dan PT Inti Indosawit Subur (IIS) anak perusahaan Asian Agri di ruang rapat Komisi I, Senin (20/7/2020).

Rapat dipimpin Faizal SE M.Si didampingi Drs Sozifao Hia, Rudianto S, Nasarudin US dan H Burhan. Hadir perwakilan managemen PT IIS dan pejabat Dissos.

“Kondisi makam umum di Pangkalan Kerinci, kita lihat tinggal 10 meter ke belakang,” sebut Kabid Dissos Pelalawan, dalam rapat.

Menurut Dewi, pengadaan lahan makam baru sudah dianggarkan sejak 2017 silam, senilai Rp 3 miliar. “Banyak tahapan dalam proses pembelian lahan makam,” ujarnya.

Dewi mengungkapkan, tahun 2018 lalu Dissos sudah membuat studi kelayakan untuk pengadaan lahan makam baru. “Ada 3 titik. Yakni depan gardu Telkom, dekat SPBU KM 55 dan dekat RSUD Selasih,” sebut dia.

Pihaknya juga, lanjut Dewi, sudah melakukan aprisial. Namun sampai saat ini pengadaan tanah makam baru kembali terunda. “Kita ambil solusi tahun 2021 kita lakukan pengadaannya. Jadi perencanaan ini sejak 2017 lalu,” pungkasnya.*