Film Pendek tentang Kepiawaian Polwan dari Polres Siak dalam Memutus Rantai Penyebaran Covid-19 akan Tayang

SIAK – Polisi wanita atau yang biasa disebut Polwan di Polres Siak sangat berperan dan membuktikan eksistensinya dalam membantu pemerintah untuk memutuskan rantai penyebaran Covid-19 di Negeri Istana Matahari Timur. 

Kepiawaian mereka dalam melaksanakan tugas sehari-hari di bawah kepemimpinan Kapolres Siak, AKBP Doddy F Sanjaya SH SIK MIK ini diceritakan dalam film berdurasi 10 menit yang akan tayang dan dishare mulai Selasa (1/9/2020). Bahkan kemegahan Istana Siak Sri Indrapura dan keindahan Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah juga ditampilkan dalam film ini.

“Pada masa pandemi Covid-19 ini, kehadiran Srikandi Siak memberikan warna tersendiri khususnya edukasi kepada masyarakat dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak,” kata Kasat Lantas Polres Siak, AKP Rosna Meilani SIK.

Dalam film pendek yang akan mulai ditayangkan tepat dengan hari jadi Polwan ini, masyarakat akan melihat juga bagaimana Srikandi Polres Siak melaksanakan kegiatan patroli dan himbauan adaptasi kebiasaan baru dan penertiban penggunaan masker serta penerapan protokol kesehatan cegah Covid-19 di kota Siak.

“Penerapan adaptasi kebiasaan baru yang diberlakukan pemerintah selama masa Pandemi Covid-19 ini bukanlah suatu kelonggaran kepada masyarakat untuk mengabaikan protokol kesehatan. Justru, pada masa ini masyarakat harus memulai membiasakan diri menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatannya. Tujuannya untuk terhindar dari penularan virus Corona,” kata AKP Rosna kepada GoRiau.com.

Masih kata Kasat Lantas Polres Siak, Srikandi Siak terjun langsung dalam kegiatan dapur umum dan penyaluran makanan serta sembako bagi masyarakat terdampak Covid-19.

Selain itu Srikandi Siak juga mendampingi kelompok tani yaitu pembinaan ketahanan pangan Jaga Kampung Polres Siak Polda Riau dan pemberdayaan pendapatan masyarakat melalui peternakan bebek yang hasilnya diolah menjadi telur asin siap dipasarkan.

Kegiatan Jaga Kampung ini mendukung ketahanan pangan di masa Pandemi dalam mendorong masyarakat semakin produktif.

“Film ini selain menampilkan ketegasan dan profesionalitas tugas Polwan RI namun tidak melepaskan kodrat dan sisi feminisme sebagai wanita biasa juga bahkan sebagai seorang Ibu,” katanya dengan penuh semangat dan yakin kekompakan serta soliditas Srikandi Siak menjadi kunci utama keberhasilan tugas.