Bak Seorang Bidan, Pemuda Ini Bantu Persalinan Sang Pacar, Bayinya Dibuang ke Sungai Kuantan

TELUKKUANTAN – DR, seorang wanita di Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau nekat mendatangi rumah Wf pada akhir Juli 2020 silam. Padahal, waktu itu jam menunjukkan pukul 03.00 Wib.

Aksi nekat tersebut terpaksa dilakukan DR, karena ia mengeluhkan sakit perut. Ia sadar, bayi yang sedang dikandungnya akan lahir. Anak itu hasil hubungan dengan Wf.

Sesampai di kedai milik Wf, DR dipersilahkan masuk. Ia menyampaikan kondisi perutnya. Lalu, Wf meminta untuk berbaring.

Bak seperti seorang bidan, Wf membantu persalinan sang pacar. Hingga anak yang tak diinginkan itu lahir. Setelah lahir, Wf langsung membungkus dengan plastik dan berjalan ke Sungai Kuantan.

Sesampai di Sungai Kuantan, Wf membuang bayi tak berdosa tersebut. Setelah sang bayi dipastikan hanyut, Wf kembali ke kedai dan membantu DR membersihkan darah sisa persalinan. Kemudian, mengantar sang pacar menggunakan sepeda motor.

Kronologis itu terungkap dalam adegan rekonstruksi yang dilaksanakan penyidik Polres Kuansing bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kuansing, Jumat (9/10/2020) di tempat perkara.

“Ada beberapa adegan tadi yang diperagakan tersangka, mulai dari saksi DR datang hingga mengantarnya pulang,” ujar Kasi Pidum Kejari Kuansing Samsul Sitinjak, SH.

Dikatakan Samsul, berdasarkan hasil autopsi medis, bayi tersebut masih hidup ketika dibuang tersangka.

“Hasilnya autopsinya, baru beberapa jam meninggal saat ditemukan warga. Artinya, sang bayi lahir dengan selamat. Namun, tidak diinginkan kehadirannya oleh pelaku dan saksi,” ujar Samsul.