PEKANBARU – Semua kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Riau menegaskan sampai hari ini masih solid, dan belum ada yang keluar dari jalur perjuangan partai dalam upaya pemenangan Pilkada Serentak 2020.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Riau, Syafaruddin Poti mengatakan, konsolidasi, kampanye dan pembekalan saksi terus berlangsung, hal ini bertujuan untuk mensolidkan barisan menjelang hari H pencoblosan.
“Semua bergotong-royong, baik DPRD kabupaten/kota, DPRD Provinsi, maupun DPR RI. Semua turun ke Dapil untjk konsolidasi,” kata Poti kepada GoRiau.com, Rabu (21/10/2020).
Ditanya apakah ada pernyataan tertulis untuk menyatakan dukungan, menurut Poti, hal itu tidak diperlukan karena semua kader PDIP patuh dan sudah ada konsekuensi yang disiapkan bagi kader yang melanggar.
“Sampai saat ini belum ada perbedaan pandangan dibawah terhadap keputusan partai, makanya itu yang bikin kita yakin bisa menang di Pilkada. Karena, jika kita sudah solid, 50 persen kemenangan itu sudah ditangan. Tapi kalau tidak satu kata, itu perjuangannya akan berat,” jelasnya.
Jikapun ada yang mencoba melanggar, lanjutnya, PDIP memiliki stuktur lengkap sampai ke tingkat ranting. Sehingga sangat mudah bagi partai dalam melakukan pengawasan.
“Sebanyak itu kader kita dan mereka saling mengawasi, kalau ada yang melanggar pasti ada yang melapor ke kita, tapi sejauh ini belum ada,” tutupnya.









