PANGKALAN KERINCI –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan akan berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui penerimaan retribusi jasa umum pelayanan kebersihan yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Kepala DLH Pelalawan, Eko Novita mengungkapkan, ada potensi peningkatan PAD melalui retribusi jasa pelayanan kebersihan.
“Kedepan, kita akan memberikan pelayanan kepada masyarat terkait dengan pelayanan pengangkutan sampah rumah tangga ini,” katanya.
Untuk meningkatkan target retribusi sampah kedepannya, DLH akan meningkatkan pelayanan terhadap pengangkutan sampah.
“Disini nanti kita akan menggali potensi retribusi, tanpa pelayanan kita tak bisa memungut retribusi dari situ. Karena tanpa melayani kita tak bisa juga menggali retribusi. Ini kan sifatnya jasa, kalau jasa tida berikan, maka tak biasa memungut retrubusi,” terang Eko.
Saat ini, lanjut dia, untuk di Kota Pangkalan Kerinci saja armada pengangkut sampah jumlahnya ada 22 unit truk pengangkut sampah.
“Armada pengangkut sampah di Pangkalan Kerinci stanby 22 unit, memang kadang ada yang rusak. Dan Kedepan akan ada 1 unit truk angkut sampah dari Kementrian Lingkungan Hidup,” sebutnya.
Terkaut pekayanan, DLH Pelalawan juga telah menyediakan call center pengaduan sampah. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan call center +6282387718500.
“Terus kita ada call center 24 jam, kalau ada masyarakat yang terganggu degan sampah bisa menelpon dan kita akan turun ke lapangan untuk mengangkat sampah itu,” pesannya.
Diungkapkan Eko, pihaknya akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang bertugas memantau masyarakat.
“Kedepan kita akan buat Satgas, siapa yang buang sampah sembarangan akan kita denda supaya ada shock teraphy bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan,” tandasnya, kemarin.










