Soal Rencana Belajar Tatap Muka di Pelalawan, Begini Kata Bupati Harris

PANGKALAN KERINCI –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan akan kembali membuka sekolah agar kegiatan belajar mengajar bisa dilakukan secara tatap muka.

Senin (1/2/2021), Pemkab Pelalawan menggelar rapat bersama Satgas dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Rapat membahas rencana belajar tatap muka di sekolah.

“Rapat bersama ini, tadi membahas bagaimana belajar tatap muka kedepan,” ungkap Bupati Pelalawan, HM Harris, kepada GoRiau.com.

Dikatakannya, pembelajaran tatap muka akan dimukai secara bertahap. Sekolah akan dibuka secara bertahap di wilayah untuk zona hijau.

“Belajar tatap muka pertama kali akan dibuka di zona hijau, yakni di Kecamatan Kampar,” sebutnya.

Kemudian, lanjut Harris, pembelajaran tatap muka juga akan dibuka di wilayah zona kuning. Namun di zona tidak semua sekolah dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka.

“Di zona kuning ini, tidak semua sekolah dibuka. Akan dilihat dulu kondisi setiap desanya. Nanti akan dilakukan sistem percobaan dengan melihat kondisinya,” ujarnya.

Meski begitu, Harris masih menyimpan rasa kekhawatiran soal anak-anak akan menerapkan protokol kesehatan.

“Kita minta Diskes dan Disdik mendata, sekolah mana yang memungkinkan untuk dibuka, bisa tidak mematuhi protokol kesehatan jika tatap muka dilaksanakan,” tuturnya.

Jika uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah sudah dilaksanakan, akan dilakukan evaluasi jika sudah berjalan selama 14 hari. Jika memungkinkan belajar tatap muka di sekolah bisa dilanjutkan.

“Bagaimana tadi dijelaskan oleh Disdik, dari 211 sekolah dasar hanya 6 saja yang belum siap, karena swasta tentu harus keputusan managemen,” tandas Harris.