30 Guru di Pondok Pesantren Kuttab Al-Fatih Pekanbaru Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Makanan

banner 468x60

PEKANBARU – Sebanyak 30 guru di Pondok Pesantren Kuttab Al-Fatih, yang berada di Jalan SM Amin, Kecamatan Bina Widya, Pekanbaru, Riau, keracunan makanan, dan dilarikan ke rumah sakit.

Keracunan itu terjadi setelah salah satu guru pondok pesantren Kuttab Al-Fatih, memberikan makanan kepada para guru, dalam rangka mengakikahkan anak, pada hari Senin, 15 Maret 2021 siang, sekitar pukul 12.00 WIB.

banner 400x400

Siang hari saat makanan diantar, sebagian guru langsung memakannya, sedangkan sebagian guru lagi makan pada saat berbuka puasa di sore hari.

Keesokan harinya, pada Selasa (16/3/2021) pagi sekitar pukul 04.00 WIB, para guru mulai merasakan mual. Mereka mencoba meminum obat yang ada di rumah masing-masing.

Selanjutnya, karena terus merasa sakit, para guru mulai menelepon guru-guru lainnya, yang ternyata juga merasakan hal yang sama, lalu menghubungi dokter yang ada di Rumah Sakit Aulia Pekanbaru.

Kemudian dokter di Rumah Sakit Aulia Pekanbaru, menganjurkan para guru untuk dibawa ke rumah sakit, dan pihak pondok pesantren membawa guru-guru yang terdampak sakit perut dan mual ke rumah sakit.

Mendengar informasi itu, masyarakat langsung menginformasikan kepada Polsek Tampan.

“Iya, setelah menerima laporan, kita langsung datang ke lokasi kejadian, dan memintai keterangan para saksi di lokasi kejadian,” ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya, melalui Kapolsek Tampan, Kompol Hotmartua Ambarita, Rabu (17/3/2021) malam.

Selanjutnya Ambarita menjelaskan, sedikitnya ada 30 guru di pondok pesantren yang diduga keracunan makanan, dan dirawat di rumah sakit.

“Korbannya 30 orang, guru di pondok pesantren itu semuanya. Penyebabnya masih didalami, karena bekas makanan kita belum ada temukan,” tutupnya.

banner 970x250