Pertama di Pekanbaru, LSP Maestro Indonesia Uji Kompetensi Barista

PEKANBARU – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Maestro Indonesia menggelar uji kompetensi bagi barista untuk pertama kalinya di Kota Pekanbaru di Pasar Kopi Caffe, Selasa (13/4/2021). Agenda ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Disbudpar Kota Pekanbaru, Ardiansyah dan PIC LSP Maestro Indonesia Provinsi Riau Indra Utama, serta diikuti oleh 10 barista dari Kota Pekanbaru dan sejumlah kabupaten/kota lain di Provinsi Riau.

“Kita sangat antusias dan berterimakasih, karena untuk mendapatkan sertifikasi dari pemerintah sangat susah. Dengan bantuan ini, kita sangat terbantu dan kita sebenarnya memohon agar ada slot lain kedepan, karena sertifikasi ini sangat kita butuhkan agar memiliki motivasi dan modal untuk bersaing dengan teman-teman barista lain di luar daerah,” ujar perwakilan penggiat kopi dan barista, sekaligus owner dari Pasar Kopi, Andi Mulita.

Sementara itu, Pic LSP Maestro Indra Utama mengatakan bahwa pengujian ini memang pertama kali dilakukan bagi barista di Pekanbaru. Sertifikasi bagi barista berkompeten ini telah berstandar okupasi dan sudah harmonisasi dengan Asean Qualitifications Reference Framework (AQRF), Asean Common Competency Standar for Tourism Profesionals (ACCST) dan Common Asean Tourism Curiculum (CATC) serta internasional.

“Ini memang pertama kali, Alhamdulillah kita bisa dapatkan 10 kuota untuk sertifikasi barista di Pekanbaru. Ini berkat bantuan dari Dinas Pariwisata, asosiasi barista di Pekanbaru dan tim sekalian, mudah-mudahan kedepan kita bisa terus menggelar uji kompetensi ini dan menambah kuotanya bagi rekan-rekan barista di Pekanbaru,” jelasnya.

Disamping itu, Sekretaris Disbudpar Kota Pekanbaru, Ardiansyah mengatakan uji kompetensi bagi barista ini merupakan kesempatan baik. Apalagi, Kota Pekanbaru lebih berkembang dalam bidang usaha dan jasa.

“Kalau teman-teman sudah terverifikasi, maka mereka sudah punya modal dan pengakuan bahwa mereka memiliki kemampuan. Ini akan meningkatkan rasa percaya diri dalam bersaing di Kota Pekanbaru yang memang lebih berkembang di bidang usaha dan jasanya,” pungkas Ardiansyah.