Fasilitas Isolasi Dibangun dengan Dana Ratusan Juta Rupiah Tapi Tak Dimanfaatkan, Fedrios Pertanyakan Kinerja Gugus Tugas Covid-19 Kuansing

TELUKKUANTAN – Gedung Uniks menjadi fasilitas isolasi pasien Covid-19 yang dibangun Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Tak tanggung-tanggung, Pemkab Kuansing menggelontorkan Rp861 juta dari APBD 2020 untuk membangun fasilitas yang refresentatif ini.

Hanya saja, sampai detik ini, fasilitas itu tak kunjung digunakan. Bahkan, sepertinya Pemkab Kuansing tidak berniat untuk memanfaatkannya, hal ini terlihat dari tidak adanya dana yang dianggarkan dalam APBD 2021.

Kondisi ini sangat disayangkan oleh masyarakat Kuansing. Seperti yang disampaikan Fedrios Gusni, anggota DPRD Kuansing. Ia pun mempertanyakan kinerja Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kuansing dalam menangani pasien Covid-19.

“Kalau memang tidak akan dimanfaatkan, kenapa harus dibangun fasilitas ini? Harusnya ini bisa menunjang kinerja gugus tugas dalam menangani pasien Covid-19,” ujar Fedrios, Selasa (27/4/2021) di Telukkuantan.

Fedrios menilai Pemkab Kuansing melalui Gugus Tugas Covid-19 lalai, sebab fasilitas telah dibangun tapi tidak dianggarkan untuk mengoperasionalkannya. Seharusnya, lanjut Fedrios, pihak Pemkab Kuansing mengajukan anggaran untuk operasional fasilitas isolasi.

“Sehingga, ketika terjadi lonjakan kasus seperti ini, mereka tak kewalahan dalam menanganinya. Ini sangat kita sayangkan,” ujar Fedrios.

Menurut Plt Ketua Demokrat Kuansing ini, seharusnya Pemkab Kuansing mengutamakan pelayanan kesehatan, apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Tentunya, pelayanan harus tetap maksimal, baik untuk pasien Covid-19 maupun non Covid-19.

“Sekarang ini kan situasi darurat, jika memang bisa menggunakan BTT (belanja tak terduga), kenapa tak digunakan saja? Jangan diperlama. Ini demi keselamatan masyarakat,” tutup Fedrios.