Mitra Komisi IV DPRD Pekanbaru Mulai Ajukan Anggaran untuk 2022

PEKANBARU – Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru sudah melakukan rapat dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang menjadi mitranya.

Nantinya rekomendasi yang diajukan oleh OPD tersebut akan dimasukan kedalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni 2022.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Sigit Yuwono mengatakan ada beberapa hal yang direkomendasikan oleh Komisi IV yang mana nantinya akan diajukan ke Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pekanbaru agar dapat terealisasi.

“Seperti Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru yang direkomendasikan untuk menata kembali bangunan sekolah yang dinilai butuh pembaruan agar menjadi layak,” katanya, Senin (18/10/2021).

Menurut Sigit, saat ini penataan bangunan sekolah harus segera dilakukan. Baik itu ruangan kelas, rumah penjaga sekolah hingga instalasi listriknya.

“Penataan kembali sangat diperlukan agar siswa nyaman menuntut ilmu, selain itu agar insiden kebakaran beberapa waktu lalu tidak terulang lagi,” jelasnya.

OPD lainnya yakni Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru, Dishub Pekanbaru mengajukan anggaran lebih kurang sebesar Rp105 Miliar. Yang mana sebagian besar anggaran tersebut dihabiskan untuk membayar honor pegawainya.

#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }

Anggaran itu juga digunakan untuk membayar tagihan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang ada diruas jalan protokol Kota Pekanbaru.

“Dan ada penganjuan penambahan kenderaan Crane untuk memperbaiki lampu jalan, karena Dishub cuma punya satu yang kondisinya kurang layak lagi,” bebernya.

Selanjutnya PUPR Kota Pekanbaru, PUPR mengajukan anggaran lebih kurang Rp195 miliar. Dimana lebih kurang Rp30 Miliar digunakan untuk mengatasi permasalahan banjir.

“Direkomendasikan juga untuk penambahan excavator jenis spiderman satu unit guna untuk mengatasi permasalahan banjir,” ungkapnya.

Politisi Demokrat ini mengatakan saat ini PUPR Pekanbaru hanya memiliki excavator jenis roda empat, yang mana excavator tersebut sangat sulit menjangkau kawasan padat penduduk.

Dengan memiliki excavator jenis spiderman ini dinilai dapat menjangkau area yang sulit hingga kawasan padat penduduk.

Sedangkan DLHK Pekanbaru mengajukan anggaran lebih kurang Rp58 Miliar, anggaran itu digunakan untuk mengantisipasi tahapan pelelangan proyek sampah.

“Rekomendasi ini tidak ada yang kita (Komisi IV) coret-coret, tidak ada juga penambahan, dan sudah kita ajukan ke Banggar,” pungkasnya.