Banyak Kios dan Los Kosong, Wali Kota Pekanbaru Imbau Pedagang Isi Pasar Tradisional

PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru, Firdaus mengimbau pedagang yang masih berada di pinggiran jalan, agar berdagang di pasar tradisional dalam pengelolaan Pemko Pekanbaru. Pasalnya, hampir setengah dari kios dan los yang tersedia di delapan pasar tradisional tersebut, masih kosong.

“Kita minta agar bisa dimaksimalkan (memanfaatkan, red) pasar tersebut. Seperti Pasar Higienis ini, inikan dialihkan dari gedung bekas sekolah di dekat Jalan Teratai, masih juga pedagang di jalanan itu,” ujarnya, Selasa (26/10/2021).

Menurutnya, penataan pasar saat ini masih menjadi tugas bagi Pemko Pekanbaru. Termasuk penataan Pasar Agus Salim untuk menciptakan ‘Malioboro’ ala Pekanbaru.

“Penataan pasar ini memang pr kita yang ditunda-tunda. Kita harap dukungan masyarakat, terutama pedagang. Termasuk di Jalan Agus Salim, itu bapak-bapak pedagang tinggal geser sedikit saja kelokasi yang kita sediakan, karena Jalan Agus Salim kita rencanakan menjadi Malioboro,” jelasnya.

Para pedagang di Jalan Agus Salim ini rencananya akan dipindahkan ke Pasar Rakyat dan Inpres yang letaknya masih di kawasan tersebut. Kedua pasar itu masih dapat menampung sekitar 200 pedagang.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut melalui Kasi Retribusi, Saiful Amri mengatakan berdasarkan data, ada tiga tipe lokasi tampung pasar. Diantaranya untuk bagian los, bagian kios dan kaki lima.

“Tahun 2021 ini, total kapasitas pedagang yang bisa ditempatkan sebanyak 3.116. Terdiri dari 1.214 kios, 1.249 los dan 653 kaki lima. Tapi total yang terisi 1.732 saja,” ujarnya, Jumat (22/10/2021).

#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }

Ia menjelaskan, dari jumlah total yang terisi oleh pedagang, diantaranya 732 kios, 525 los dan 475 kaki lima. Jika ditotal, potensi retribusi dari pasar yang dikelola hanya 55,58 persen dari kapasitasnya.

Adapun pasar-pasar yang dimaksud, seperti Pasar Lima Puluh, Pasar Sukaramai/Agus Salim, Pasar Labuh Baru, Pasar Cik Puan, Pasar Simpang Baru, Pasar Rumbai, Pasar Higienis dan Pasar Tengku Kasim.