PEKANBARU – Liga Afkot Pekanbaru musim 2021 resmi bergulir. Berpusat di lapangan Indoor Aero Sport Pekanbaru 11 tim akan beradu gengsi untuk memperebutkan siapa sejatinya penguasa futsal di Kota Pekanbaru.
Ketua Afkot Kota Pekanbaru, Musdalil Amri mengatakan seluruh peserta yang mengikuti kompetisi ini wajib memiliki KTP Kota Pekanbaru dan minimal kelahiran tahun 2000.
“Format menggunakan setengah kompetisi dengan pembagian Grup A dan Grup B, setiap grup akan diambil peringkat 1 dan 2 kemudian semifinal lalu ke final,” katanya, Ahad (31/10/2021).
Sebelumnya Liga Futsal di Kota Pekanbaru sudah mati suri selama 7 tahun, dan dengan adanya kembali Liga Futsal di Kota Pekanbaru diharapkan dapat kembali menimbulkan bibit-bibit baru pemain futsal profesional.
“Tim-tim selalu latihan, ikut turnamen tapi gak pernah tergabung disebuah wadah asosiasi. Jadi dengan adanya liga futsal ini latihan mereka bisa tervolusi dengan baik dan mendapatkan prestasi,” jelasnya.
Selain itu untuk menjaga protokol keamanan di masa pandemi Covid-19 ini, seluruh pemain serta official diwajibkan untuk menunjukan bukti bahwa mereka sudah mendapatkan vaksinasi.
“Selain mendukung program pemerintah tentu kami juga menjaga kesehatan pemain serta para panitia sendiri,” ucapnya.
#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }
Pertandingan sendiri berlangsung di setiap hari Sabtu dan juga Minggu, untuk babak final akan dimainkan di tanggal 28 November 2021.
“Kami berharap dengan adanya liga ini ada bibit-bibit yang berkualitas dan bisa mengikuti liga tingkat provinisi sampai nasional,” tutupnya.
11 klub yang mengikuti Liga Afkot Pekanbaru adalah United Indonesia Cop, Real Wahid RAF, Tornado Futsal, Base Camp Boys, Ragy Campany, Real Prima FC, Royal Independent FC, Flamboyan, Accasia SC, Sportivo futsal, Cemana Family FC.




