PANGKALAN KERINCI –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melakukan normalisasi Sungai Kerinci yang mengalami penyempitan dan pendangkalan, sebagai salah satu upaya mencegah dan mengatasi banjir di Pangkalan Kerinci.
Alat berat ekskavator jenis amphibi diturunkan untuk melakukan pembersihan sungai di Kota Pangkalan Kerinci itu.
Pantauan GoRiau.com, Kamis (11/11/2021), pekerjaan normalisasi sungai sedang dilakukan di sekitar jembatan kembar atau biasa disebut jembatan kaki seribu Jalan Sultan Syarif Hasyim, Pangkalan Kerinci.
Sungai Kerinci tampak menyempit dan dangkal, hampir seluruh permukaan sungai ditumbuhi oleh rumput dan tumbuhan air.
Pada musim penghujan, sungai yang tak jauh dari areal perkantoran Bhakti Praja ini kerap meluap. Ada beberapa titik ruas jalan yang tergenang apabila sungai meluap.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Pelalawan, Awaluddin mengatakan, eskavator jenis amphibi diturunkan untuk normalisasi Sungai Kerinci.
Untuk itu, pihaknya mengundang operator dari perusahaan yang memproduksi eskavator Amphibi untuk mengoperasikan alat berat dalam pekerjaan normalisasi sungai.
#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }
Ekskavator amphibi buatan PT Pindad yang telah lama terparkir di halaman kantor Dinas PUPR itu, akhirnha digunakan untuk pekerjaan normalisasi sungai.




