FPK Riau Sosialisasi Pembauran dan Kewirausahaan di SMKNPT

PEKANBARU — Kehadiran Tim FPK (Forum Pembauran Kebangsaan) Riau pada Sosialisasi dan Edukasi Pembauran, Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif di SMKN Pertanian Terpadu (SMKNPT) disambut hangat para guru dan siswa. Bahkan di sela-sela acara sempat hadir Kadisdik Riau, Dr. Zul Ikram dan Kepala SMKNPT Dra Sudati, MM.

Kegiatan ini merupakan bagian rangkaian kegiatan Tim FPK Riau ke 8 SMA/SMK dan 4 perguruan tinggi di Kota Pekanbaru.

Tim FPK Riau dikoordinatori Dr. Hinsatopa Simatupang (Waket FPK Riau) terdiri atas presenter Bidang Pembauran, Waket FPK, Fakhrunnas MA Jabbar, M. Kom, presenter bidang Kewirausahaan, Dr. Machasin, testimoni pelaku usaha, Yana ‘Banana’ Patriana (Owner Goreng Pisang Kipas Kuantan II) dan anggota pengurus lain yakni Fari Suradji, To’olo Bago, dan Eva Firman.

Kadisdik Riau, Dr. Zul Ikram dalam pengarahan singkatnya mengapresiasi kegiatan FPK Riau dalam mengedukasi siswa dalam masalah pembauran dan kewirausahaan ini. Kehadiran Zul Ikram secara kebetulan berada di sekolah tersebut karena mendadak ada kegiatan zoom meeting bersama Gubri H. Syamsuar, M.Si.

Sedangkan Kepala SMKNPT, Sudati, MM mengharapkan ilmu yang diberikan oleh Tim FPK Riau dapat memotivasi para siswa dalam mengembangkan minat dan bakat di bidang kewirausahaan dan ekonomi kreatif sebagai bekal untuk masa depan siswa.

“Semoga semakin banyak siswa-siswa di sini yang menjadi wirausahawan sukses nantinya,” ujar Sudati.

Koordinator Tim FPK, Hinsatopa Simatupang menjelaskan tujuan sosialisasi dan edukasi masalah pembauran dan kewirausahaan untuk menumbuhkan minat dan bakat para siswa untuk menjadi wirausahawan.

#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }

Pemateri Fakhrunnas MA Jabbar dalam pemaparannya menjelaskan perlunya pembauran di negara Indonesia yang pluralistik. Untuk itu, keberadaan FPK sangat strategis dalam menanamkan rasa nasionalisme dan semangat pembauran di kalangan masyarakat.

Sementara pemateri, Machasin menguraikan masalah kewirausahaan dan langkah-langkah konkret dalam menjadi wirausahawan.

Setelah acara edukasi, Tim FPK diajak mengunjungi Kelas Kewirausahaan Siswa berupa kantin siswa yang menjual berbagai produk makanan dan minuman. Selain itu juga ada Unit Techno Park yang memproduksi pupuk organik. (rls)