PEKANBARU – Hingga saat ini kualitas air dari PDAM Tirta Siak masih menjadi keluhan masyarakat yang menggunakan pelayanan dari perusahaan daerah milik Pemko Pekanbaru tersebut.
Karena kualitas air yang dikeluarkan dari pipa-pipa PDAM ini masih jauh dari yang diharapkan masyarakat. Selain kualitas air, debit air yang keluar juga tergolong kecil dan sering terjadinya mampet.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Robin Eduar menilai penyakit menahun di tubuh PDAM Tirta Siak harus segera diatasi. Karena air merupakan hak dasar dari kebutuhan masyarakat.
“Masyarakat membutuhkan air untuk mencuci, masak dan segala-galanya. Dan air ini tiap hari dibutuhkan masyarakat, PDAM harus serius mengatasi hal ini,” katanya, Selasa (30/11/2021).
Melihat saat ini PDAM tengah mengganti saluran air yang awalnya menggunakan pipa besi ke pipa karet, dia mengingatkan agar pemasangan pipa-pipa baru ini sesuai dengan standar dan tidak asal-asalan.
Dengan demikian diharapkan nantinya dengan pipa baru yang terbuat dari karet, air yang sampai di masyarakat tidak lagi mengandung karat yang menyebabkan kualitas air menjadi buruk seperti ketika dialirkan melalui pipa yang terbuat dari besi.
“Pipa yang berkarat harus segera diganti, bisa saja pipa yang dari besi itu sudah dipenuhi dengan karat sehingga mengganggu aliran air,” ucap politisi PDI Perjuangan ini.
#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }
Robin juga menegaskan agar PDAM Tirta Siak agar segera menangani kebocoran pipa-pipa yang terjadi saat ini, jangan sampai pipa-pipa yang terputus tersebut mengganggu masyarakat.
“Seharusnya kalau pipa bocor itu harus segera diatasi. Ini udah berminggu-minggu kan masyarakat kan tiap hari butuh air untuk mandi, untuk mencuci. Jadi kita minta PDAM serius menangani ini,” tutupnya.




