Pemprov Riau dan BAZNAS Siapkan Rumah Singgah untuk Pasien, Ini Rencananya

banner 468x60

Inforiau.ID, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau membahas rencana penguatan fasilitas rumah singgah bagi masyarakat dari luar daerah yang menjalani pengobatan di Kota Pekanbaru.

Rencana tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (Rakor UPZ) BAZNAS Provinsi Riau Tahun 2026 yang digelar di Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru, Kamis (5/11/2026).

banner 400x400

Rakor dibuka Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, dan dihadiri pengurus UPZ dari berbagai instansi.

Dalam kesempatan itu, Zulkifli menekankan pentingnya memperkuat kerja sama antara Pemprov Riau dan BAZNAS, terutama dalam memastikan penyaluran zakat tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, penyelarasan data penerima bantuan menjadi langkah penting agar program BAZNAS dapat berjalan beriringan dengan program pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan.

“Kita memiliki program penanganan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan. Data penerima manfaat perlu diselaraskan, sehingga bantuan zakat dapat melengkapi program pemerintah, tepat sasaran, dan tidak terjadi tumpang tindih,” ujar Zulkifli.

Selain membahas penyaluran zakat, Pemprov Riau dan BAZNAS juga menaruh perhatian terhadap kebutuhan fasilitas pendukung bagi masyarakat yang menjalani pengobatan di Pekanbaru.

Salah satunya melalui rencana penguatan layanan rumah singgah untuk membantu pasien dan keluarga dari luar daerah yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama menjalani pengobatan.

Zulkifli mengatakan, pemerintah akan terlebih dahulu mengkaji kebutuhan pelayanan, lokasi, serta kemungkinan dukungan fasilitas maupun lahan untuk merealisasikan rencana tersebut.

“Kita akan melihat kebutuhan pelayanan, lokasi yang sesuai, dan kemungkinan dukungan fasilitas maupun lahan sesuai ketentuan,” ungkapnya.

Keberadaan rumah singgah diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya akomodasi keluarga pasien, terutama masyarakat kurang mampu yang harus mendampingi anggota keluarganya menjalani pengobatan di rumah sakit rujukan.

“Kita ingin kerja sama ini benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini harus mengeluarkan biaya tambahan ketika mendampingi keluarganya berobat,” katanya.

Di sisi lain, Zulkifli juga mendorong BAZNAS Riau terus meningkatkan penghimpunan zakat melalui perluasan jumlah muzaki atau masyarakat yang menunaikan zakat.

Ia menilai, peningkatan penghimpunan zakat harus diiringi dengan pengelolaan yang transparan, akuntabel, serta kinerja UPZ yang terukur.

Dengan demikian, dana zakat yang terkumpul tidak hanya meningkat secara jumlah, tetapi juga mampu memberikan dampak lebih luas terhadap kesejahteraan masyarakat.

Melalui Rakor UPZ BAZNAS Riau 2026, Pemprov Riau berharap koordinasi antarlembaga semakin kuat sehingga penyaluran zakat dapat mendukung program pengentasan kemiskinan, peningkatan pendidikan, dan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Riau.

banner 970x250