oleh

Terlibat Jaringan Narkoba, Oknum Polres Bengkalis di Tembak Mati

BENGKALIS (Inforiau.ID) – Seorang Oknum Polisi bernama Hen berpangkat Brigadir, berdinas di Polres Bengkalis yang terlibat dalam jaringan peredaran Narkoba berhasil dilumpuhkan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau di Bengkalis Riau. Rabu (7/6/2017) sekira pukul 11.00 WIB.

Kronologis kejadian berawal dari pengembangan kasus penangkapan terhadap seorang wanita bernama Mas (33) asal Aceh, Selasa (6/6/2017) di daerah Bukit Kapur, Dumai yang membawa Sabu-Sabu sebanyak 2 Kg didalam bus saat akan membawanya ke Pekanbaru.

banner 300x250

Dari hasil interogasi, ditemukan pemesanan barang melalui SMS di hp pelaku Mas untuk persiapan Lebaran Hari Raya Idul Fitri yang rencananya akan diedarkan di kota Pekanbaru dan sekitarnya.

Dari hasil pengembangan, mengarah pada seorang anggota Polisi yang berdinas di Polres Bengkalis atas nama Brigadir Hen yang satu jaringan dengan Mas tersebut.

Pada Rabu, (7/6) sekira pukul 11.00 WIB di Bengkalis, Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau kemudian melakukan pengejaran dan penyergapan oknum polisi tersebut saat dalam perjalanan dari Bengkalis menuju Pekanbaru.

Karena melawan, akhirnya oknum tersebut ditembak oleh petugas sebanyak empat kali yang mengakibatkan oknum tersebut tewas ditempat.

Dari korban, diamankan barang bukti (BB) oleh Reserse Polda Riau Narkoba jenis Sabu-Sabu sebanyak 7 Kg dan 4 Ribu butir Happy Five (H5).

Dalam Konfrensi Pers Rabu (7/6) Siang, Kapolda Riau Irjen Zulkarnaen yang didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Hariono, Kabid Humas Kombes Guntur Aryo Tejo dan Kabid Dokkes Kombes Asmarahardi menjelaskan bahwa Brigadir Hen sudah lima bulan tidak masuk dinas dan saat ini dirinya tengah menunggu sidang kode etik polres Bengkalis.

“Dalam masa proses menunggu tersebut, Brigadir Hen terlibat dengan peredaran gelap Narkoba yang berujung pada penembakan saat Brigadir Hen melawan saat hendak ditangkap oleh Reserse Polda Riau,” ujar Kapolda.

“Polda Riau akan mendalami terkait dugaan adanya keterlibatan orang lain dalam jaringan Brigadir Hen, karena narkoba tersebut berasal dari luar negeri, yang bersangkutan sudah termasuk dalam jaringan Internasional,” tambahnya.

Saat ini Jenazah Brigadir Hen berada diruang Instalasi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Jl. Kartini Pekanbaru Riau.(TW)