oleh

Direktur Tim Ducati Menentang Peraturan Baru dari Dorna

BOLOGNA – Direktur Tim Ducati Corse, Paolo Ciabatti, menegaskan bahwa ia dan tim menentang peraturan baru yang diterapkan oleh Dorna –penyelenggara MotoGP– pada musim 2018. Ciabatti terlihat marah karena jadwal yang telah disusun harus dirombak kembali.

“Pada prinsipnya, Ducati setuju dengan idenya. Apa yang tidak kami setujui adalah keputusan yang diambil oleh mereka hanya berjarak satu bulan dari dimulainya musim baru,” ujar Ciabatti, mengutip dari Autosport, Minggu (31/12/2017).

banner 300x250

(Baca juga: Pernat Sebut 4 Alasan Lorenzo Harus Juara MotoGP 2018)

“Kami berpikir bahwa tidak menghormati perusahaan yang telah merencanakan kegiatan pengujian dan juga pengalokasian motor antara tim pabrik dan juga satelit. Kami menentang perubahan yang diputuskan di Jepang saat musim baru akan dimulai setelah satu bulan,” tambah Ciabatti.

Selain Ciabatti, Kepala Kru Tim Ducati, Gigi Dall’Igna, juga mengecam peraturan baru ini. Menurut Dall’Igna hal ini bisa membuat para pembalap kehilangan kesempatan untuk bisa menguji motornya.

“Saya pikir peraturan baru itu benar-benar masuk akan. Saya setuju dengan prinsip peraturan tapi saya tidak setuju dengan bagaimana peraturan ini akan dilaksankan. Di atas segalanya mengenai waktu, saya benar-benar menentangnya karena kami telah merencanakan soal pengetesan di musim depan,” tambah Dall’Igna.

Seperti diketahui, Dorna telah memangkas waktu uji coba bagi para rider untuk melakukan pengujian pada motornya. Di mana, para rider hanya diperbolehkan untuk menguji motornya selama lima hari di setiap private test sebelum balapan.

Peraturan tersebut diumumkan Dorna pada Oktober 2017. Sayangnya banyak tim yang juga mengecam peraturan baru tersebut. Selain itu masih banyak peraturan baru yang wajib untuk dipatuhi oleh semua tim.

(Baca juga: Pernat: Ducati Harus Depak Lorenzo jika Gagal Jadi Juara MotoGP 2018)

Selain itu dalam peraturan baru yang diberikan Dorna mengenai sesi tes adalah pembalap yang boleh ikut serta harus rider utamanya. Dengan demikian, para pembalap pengembang tak bisa mendapatkan kesempatan untuk turut serta dalam kemajuan tim.

Selain itu, para pembalap pengembang hanya boleh mentas di MotoGP hanya dalam tiga seri. Bahkan kesempatan tersebut sudah ditentukan oleh Dorna sebelum musim di mulai dan tidak melebihi tiga seri balapan.

(fmh)