oleh

Anak Haji Lulung & Staf Ahok Berebut Kursi DPRD DKI, Akankah Ada Regenerasi?

JAKARTA – Tiap kali Pemilihan Legislatif digelar, ada saja wajah baru yang mencoba peruntungannya agar bisa menjadi anggota legislatif, baik di tingkat kabupaten, kota, provinsi, hingga nasional di kawasan Senayan.

Namun, jarang ada dari mereka yang berhasil menggeser muka-muka lama di Pileg sebelumnya. Lantas, bagaimana dengan Pileg 2019, terutama di DKI Jakarta yang dikenal dengan Wakil Rakyat Kebon Sirih?

banner 300x250

“Peta Kebon Sirih 2019 nanti sepertinya akan berubah. Perubahan itu meliputi raihan kursi parpol dan wajah para anggotanya. Tetapi dari sisi peringkat, tiga parpol peraih kursi terbanyak di 2014 kemungkinan tidak berubah: PDIP, Gerindra, dan PKS,” ujar pengamat politik dari Sigma, Said Salahuddin saat berbincang dengan Okezone, Kamis (1/11/2018).

Kursi PDIP dan Gerindra, kata Said, diperkirakannya akan melonjak. PDIP bisa 30-an kursi, sementara Gerindra sangat mungkin bertambah menjadi sekitar 20-an kursi. “Ini tidak terlepas dari ‘presidential effect’ Pilpres, dimana Jokowi berasal dari PDIP dan Prabowo dari Gerindra,” sambungnya.

Pada Pileg tahun depan di DKI Jakarta, salah satu yang membuat menarik adalah kehadiran Guruh Tirta Lunggana yang merupakan anak dari Haji Lulung (yang kini jadi Caleg untuk DPR RI dari PAN), serta Ima Mahdiah yang merupakan staf Basuki Tjahaja Purnanama alias Ahok saat menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Ima Mahdiah (Foto: Istimewa)

(Baca Juga: Stafnya Jadi Caleg, Ahok Bakal “Memantau” Pemprov DKI)

Diketahui bersama, Ahok dan Lulung kerap saling sindir seolah tak berujung ketika punya pendapat soal hal apapun. Mulai dari kasus korupsi UPS, sampai penetiban lokalisasi Kalijodo, ada saja yang jadi perdebatan mereka berdua.

Dan kini, giliran para “junior” yang berjuang. Sebelum mengulang apa yang telah dilakukan para bapak-bapak itu di ruang lingkup DKI Jakarta, Guruh dan Ima terlebih dulu harus meraih kursi DPRD DKI, dan mereka berada di Daerah Pemilihan (Dapil) yang sama, yakni Dapil 10 dengan meliputi Kecamatan Taman Sari, Grogol Petamburan, Palmerah, Kebon Jeruk, Kembangan.

Guruh Tirta Lunggana (Foto: kpujakarta.go.id )

(Baca Juga: Haji Lulung Nyaleg Lewat PAN)

Selain mereka berdua, beberapa wajah baru dengan nama beken yang jadi Caleg DPRD DKI di antaranya adalah Khadijah Azhari alias Ayu Azhari di Dapil 6 dan Zita Anjani yang merupakan putri Zulkifli Hasan di Dapil 5, mereka berdua berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Sementara di PDI Perjuangan, ada juga nama beken yang jadi wajah baru yaitu Agustina H alias Tina Toon di Dapil 2. Sementara dari Partai Perindo yang juga partai baru, ada nama Ramdan Alamsyah. Pengacara beken itu ada di Dapil 10.

Soal nama-nama baru itu, Said mengatakan semua sosok tentu mempunyai peluang yang sama. Namun, perebutan kursi legislatif akan lebih memanfaatkan sosok yang diusung pada Pilpres. Jika Prabowo meningkatkan suara Gerindra dan Jokowi bisa mendongkrak PDI Perjuangan, maka KH Maruf Amin, diperkirakan bisa meningkatan perolehan suara PKB. Dengan begitu, maka peta perolehan kursi pun akan berubah.

“Perkiraan perubahan kursi DPRD itu sudah barang tentu akan diikuti pula oleh perubahan nama penghuni Kebon Sirih berikutnya. Di sinilah dapat dikatakan nama-nama baru sangat mungkin akan muncul,” ujar Said.

“Sehingga, urutan peraih kursi DPRD DKI Jakarta di 2019 nanti kemungkinan adalah PDIP, Gerindra, PKS, Demokrat, PKB, Nasdem, Hanura, Golkar, PPP, PAN, Perindo, dan PBB,” pungkasnya.

(aky)