oleh

Para Tetangga Tidak Menyangka MH Pelaku Pembunuhan Dufi

BEKASI – Polisi berhasil mengungkap pelaku pembunuhan Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi (43) yang jasadnya dimasukkan ke drum plastik. Pelaku berinisial MH (35) itu dibekuk di Kampung Padurenan, Mustikajaya, dekat tempat cuci motor Omen, tepat di belakang Kelurahan Bantargebang, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, sekira pukul 14.30 WIB, Selasa 20 November 2018.

Saat ditangkap petugas, pelaku yang merupakan warga Jalan Narogong Cantik Raya D140/3 RT 01 RW 23 Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi, tersebut kedapatan menggunakan handphone milik korban Dufi.

banner 300x250

Selain itu, beberapa barang korban lainnya juga ditemukan polisi saat melakukan penggeledahan. Di antaranya adalah KTP, SIM, sejumlah kartu ATM, dan buku tabungan.

(Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Dufi yang Mayatnya Ditemukan Dalam Drum)

Mendengar kabar penangkapan pelaku, tetangga dan warga sekitar kediaman pelaku kaget serta tidak menyangka. Pasalnya, kediaman pelaku sudah lama tak ditempati dan dibiarkan kosong selama bertahun-tahun.

“Saya baru tahu kalau dia (MH) pelakunya. Sudah lama kosong rumahnya itu. Ada sekitar tiga tahun,” kata Lina, salah satu tetangga MH, kepada Okezone, Rabu (21/11/2018).

Menurut dia, pelaku yang sudah berkeluarga itu tidak pernah lagi menempati rumah tersebut sejak sang ibu meninggal dunia.

“Kalau enggak salah MH itu anak nomor tiga. Rumahnya itu sudah lama kosong sejak ibunya meninggal. Saya juga enggak tahu di mana sekarang tinggalnya,” papar Lina.

Sementara Abdul Hakim, sekuriti RW 23, Jalan Narogong Cantik Raya, mengatakan pelaku memiliki ciri-ciri perawakan gemuk, tinggi, hitam, dan memiliki tato di lengan.

“Pelaku gemuk, tinggi, sering pakai kalung rantai. Dia biasa pakai sepeda motor RX King warna hitam. Dia sudah tinggal di sini antara tahun 1993–1994,” ujarnya.

(Baca juga: Polisi Temukan HP, KTP, hingga ATM Milik Dufi saat Tangkap MN)

Abdul masih mengingat pertemuan terakhir dengan pelaku, yakni saat perayaan Idul Fitri tahun lalu.

“Pernah ketemu dengan MH itu Lebaran tahun kemarin bersama istrinya. Saya sempat dibuatkan kopi sama istrinya. Dia kalau tidak salah ikut ormas, tapi enggak tahu ormas apa,” jelasnya.

Sekadar diketahui, Dufi dibunuh pelaku pada Sabtu 17 November 2018 di kontrakan Ibu Laksmi di RT 03 RW 04 Kampung Bubulak, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Mayat Dufi ditemukan dalam sebuah drum di Kawasan Industri Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Minggu, pada Minggu 18 November 2018.

(han)