oleh

Tidak Hanya di Pekanbaru, Banjir Juga Melanda Bengkalis dan Rokan Hulu

PEKANBARU – Banjir di Riau, tidak hanya melanda Kota Pekanbaru tapi juga beberapa daerah di Kabupaten Bengkalis dan Rokan Hulu (Rohul).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, Selasa (11/12/2018) mengatakan kepada GoRiau.com, saat ini BPBD Pekanbaru dan Basarnas sedang berupaya melakukan evakuasi warga yang rumahnya terdampak banjir hari ini di Kota Pekanbaru.

banner 300x250

“Banjir yang terjadi hari ini di Kota Pekanbaru, karena curah hujan yang tinggi sejak tadi malam sampai subuh tadi. Akibatnya genangan air pun semakin meningkat dan menyebabkan banjir disejumlah wilayah di Pekanbaru,” kata Edwar.

Selain Kota Pekanbaru dikatakan Edwar, Kabupaten Bengkalis dan Rokan Hulu juga terdampak banjir. Saat ini, BPBD Bengkalis sedang melakukan penanganan bencana banjir di Dusun Sudomulyo RT006 RW003, Desa Muara Dua, Kecamatan Siak Kecil.

“Curah hujan yang tinggi dan air sungai yang meluap mengakibatkan banjir di rumah warga dan jalan poros Dusun Sudomulyo. Masyarakat meminta bantuan berupa perahu karet untuk akses evakuasi dan transportasi masyarakat keluar dari wilayah banjir,” ujarnya.

Dikatakan Edwar, BPBD Bengkalis melakukan penanganan bencana banjir di Jalan Sudirman RT001 RW001 Desa Beringin dan Desa Koto Pait Beringin, Kecamatan Talang Muandau.

“Data terakhir air masih menggenangi jalan dan semakin naik dikarenakan hujan terus-menerus di hulu atau hilir sungai dan di daerah tersebut belum ada hujan untuk beberapa hari ini. Ada beberapa warga yang mengungsi, yaitu dari Desa Beringin sebanyak 1 kepala keluarga dan dari Desa Pait Beringin sebanyak 3 kepala keluarga. Rata-rata tinggi air sepinggang orang dewasa di jalan,” ungkapnya.

Masih dikatakan Edwar, BPBD Bengkalis melakukan penanganan bencana banjir di Jalan Sidomulyo RT003 RW003, Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat. Dimana warga yang terdampak bencana banjir sekitar 60 kepala keluarga dan terdampak pada fasilitas umum sebuah musala.

“Saat ini, kondisi ketinggian air bervariasi antara 10 centimeter sampai 18 centimeter. Perlahan berangsur surut meskipun sudah sekitar dua minggu tidak turun hujan. Banjir ini disebabkan tidak lancarnya aliran air Sungai Penebak di Kelurahan Batu Panjang,” ungkapnya.

Sedangkan di Kabupaten Rokan Hulu, BPBD masih melakukan penanganan bencana banjir di Lingkungan Tanjung Harapan, Kelurahan Pasir Pengaraian. Ketinggian sekitar 50-70 centimeter dan membuat 152 kepala keluarga terdampak banjir.

“Sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi akibat bencana banjir di Rokan Hulu,” jelasnya.