oleh

Prestasi Angkat Berat dan Besi di Kejurnas 2018 Bukti Konsistensi PABBSI Riau dalam Pembinaan Atlet

Dua atlet angkat berat Riau raih medali perak dan perunggu di Kejurnas Angkat Berat 2018 di GOR Pajajaran Bandung (foto: barkah/goriau.com)

PEKANBARU – Lakukan evaluasi pembinaannya dalam setahun ini, prestasi yang diraih para atlet dari Pengprov PABBSI Riau dari berbagai kejurnas yang diikuti cukup mengembirakan, khususnya dari cabor angkat berat.

Hal itu dikatakan Ketua Pengprov PABBSI Riau, Sanusi Anwar saat berbincang dengan GoRiau.com, Jumat (14/12/2018) di Kantor KONI Riau. “Prestasi para atlet kita dalam mengikuti kejuaraan setahun ini cukup mengembirakan,” ucapnya.

banner 300x250

Sanusi menuturkan, prestasi yang paling membanggakan ditorehkan atlet dari cabor angkat berat pada kejurnas yang diikuti di Bandung akhir bulan November 2018 lalu dengan peraihan tiga medali emas, 11 medali perak dan 14 medali perunggu.

“Prestasi atlet angkat berat Riau ini menggambarkan pembinaan kita terhadap atlet selama ini masih tetap konsisten dan terus mengalami peningkatan, meski tidak terlalu signifikan,” tuturnya.

Sanusi mengungkapkan, cabor lainnya yang juga memiliki prestasi dari angkat berat pada kejurnas yang berlangsung bulan Agustus 2018 dengan torehan prestasi posisi tiga besar tingkat nasional.

“Meski tanpa Sri Rahayu, kita bisa masuk tiga besar nasional di bawa Jawa Barat (Jabar) dan Lampung,” ungkap pria yang akrab disapa Bang Uci tersebut.

Dari tiga cabor yang dibina PABBSI, angkat berat, angkat besi dan binaraga, Sanusi menyebutkan, cabor binaraga yang saat ini masih belum menunjukkan peningkatan prestasi sejak Pra PON 2015 silam.

“Saat kejurnas di Batam awal Desember 2018, atlet binaraga kita hanya mampu meraih satu medali perunggu dan ini memang tidak terlalu mengembirakan. Pada PON 2020 nanti pun kita tidak optimis untuk binaraga,” pungkasnya.