oleh

Hadiri Pelantikan Pengurus Paguyuban Pacitan Riau, SBY: Dimana Bumi Dipijak di Situ Langit Dijunjung

PEKANBARU – Presiden Indonesia periode 2004-2014, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpesan, agar keluarga besar Pacitan yang sudah menjadi warga Riau untuk terus menjunjung tinggi kebudayaan Melayu.

Di depan Organisasi Keluarga Pacitan Riau (OKPR), SBY menyampaikan dua amanat pentingnya sebagai sesama orang Pacitan.

banner 300x250

“Saudara-saudara kami yang leluhurnya berasal dari Pacitan, harapan saya, dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung,” ujar SBY ketika menghadiri pelantikan pengurus Paguyuban Keluarga Pacitan Riau di salah satu hotel berbintang di Pekanbaru, Jumat (14/12/2018).

SBY berpesan, meski bukan asli Riau, warga Pacitan yang kini berdomisili di Bumi Lancang Kuning harus berkontribusi dalam membangun perekonomian yang kuat.

“Jadilah warga yang membangun Riau. Kalau di masa lalu Riau memiliki ekonomi yang kuat karena kekayaan sumber daya alamnya (SDA). Namun, makin ke depan ekonomi kita harus bertransformasi dengan mengandalkan sumber daya manusia (SDM). Perpaduan SDA dan SDM serta kemajuan teknologi yang saat ini dibutuhkan,” jelas SBY.

Meskipun begitu, SBY berharap, agar keluarga paguyuban Pacitan Riau juga tetap harus mengingat kampung halaman leluhurnya.

“Ingatlah juga kampung halaman. Paling tidak berikan doa, agar kehidupan saudara-saudara kita semakin baik. Jagalah silaturahim dan komunikasi,” harapnya.

Pelantikan pengurus paguyuban Pacitan ini dihadiri sekitar 1.500 warga Riau asal Pacitan. Selain itu, acara pelantikan juga dimeriahkan dengan persembahan wayang kulit dan tari persembahan khas Melayu.