oleh

Polda Riau Nyatakan Kasus Penipuan Oleh Anggota DPRD Rohul Berlanjut

Ketua KSB, Antan SIP mewakili ratusan masyarakat Pujud, Rohil usai bertemu dengan pihak Dit Krimum Polda Riau terkait penipuan Sariantoni.(foto: barkah/goriau.com)

PEKANBARU – Ratusan masyarakat Pujud, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang menjadi korban penipuan hasil sawit senilai Rp295 miliar, terpaksa kembali harus pulang dengan kecewa usai menggelar aksi di gerbang Mapolda Riau, Rabu (19/9/2018) siang.

Sebab, setelah hampir satu jam bermediasi di ruang Direktorat Kriminal Umum Polda Riau, masyarakat Pujud, Rohil masih belum mendapat kepastian kapan Sariantoni terduga pelaku penipuan yang juga anggota DPRD Rokan Hulu (Rohul) itu.

banner 300x250

Ketua Koperasi Sejahtera Bersama (KSB) Pujud, Rohil, Antan SIP menuturkan, dari hasil pertemuan dengan Kasubdit Dit Krimum Polda Riau, kasus dugaan penipuan oleh Sariantoni masih terus berlanjut.

“Dari hasil pertemuan kita tadi, kepolisian menyatakan kasus masih berlanjut dan sekarang ini masih tahap pemeriksaan saksi pelapor untuk mengumpulkan alat bukti,” kata Antan ditemui GoRiau.com di Polda Riau.

“Setelah bukti-bukti terpenuhi dan seluruh saksi dimintai keterangannya, baru dilakukan pemanggilan terhadap Sariantoni. Sekarang ini, dari pihak kita baru tiga orang saksi yang diperiksa,” lanjutnya.

Antan pun menegaskan, ia bersama seluruh masyarakat Pujud, Rohil yang menjadi korban penipuan akan terus mengawal kasus ini hingga pelaku Sariantoni ditangkap dan diproses hukum. “Jika Sariantoni masih belum ditangkap, kita akan kembali menggelar aksi lebih besar,” tegasnya.

Setelah bertemu dengan pihak Dit Krimum Polda Riau, ratusan massa masyarakat Pujud, Rohil yang juga terdapat ibu-ibu dan anak-anak itu langsung membubarkan diri dengan tertib. Berharap pihak kepolisian bisa segera menuntaskan kasus penipuan tersebut.