oleh

Kepada Polisi, Ini Pengakuan Pelaku hingga Rela Habisi Nyawa Seorang Ibu di Tanah Merah Inhil

Warga saat berkumpul di rumah korban

TEMBILAHAN – Pelaku pembunuhan sadis, YD kepada pihak kepolisian mengakui apa yang menjadi latar belakangnya rela menghabisi nyawa Ruqayah, seorang ibu di Kecamatan Tanah Merah, Inhil.

Seperti yang diceritakan Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony Putra melalui Kapolsek Tanah Merah, IPTU Liber Nainggolan saat dikonfirmasi GoRiau.com, Jumat (28/12/2018), bahwa pelaku mengaku sakit hati dengan korban.

banner 300x250

Dikatakannya, pelaku mengaku sakit hati karena sering dihina dengan kata-kata kasar, hingga dirinya nekad membacok korban dengan membabi buta.

“Pelaku ngakunya sudah tidak tahan mendengar kata-kata yang melukai hatinya,” jelas Kapolsek.

Namun demikian, ia tidak merincikan kata-kata seperti apa yang membuat pelaku menjadi nekad menghabisi nyawa wanita yang tinggal tidak jauh dari rumahnya itu.

“Pelaku sudah kita serahkan ke Polres Inhil, jadi proses penyidikan selanjutnya akan ditangi Polres. Yang jelas kita sudah sangat bersyukur telah bisa mengungkap dan menyelesaikan kasus ini,” jelas L Nainggolan.

Sebelumnya, Jumat (21/12/2018), warga Tanah Merah, Inhil digegerkan dengan tewasnya seorang ibu secara menggenaskan di dapur rumahnya.

Korban bernama Ruqayah itu, tewas berlumuran darah akibat luka bacok di beberapa bagian tubuhnya.