oleh

Balita Tenggelam di Waterpark Harationica Duri dan Meninggal Dunia Saat Sampai di RSUD

Ayah korban menggendong anaknya usai disalatkan untuk dimakamkan di TPU Jambon sebelum dibawa menggunakan ambulan IKMR Mandau

DURI – Warga Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Minggu (30/12/2018) sore, dihebohkan dengan kejadian bayi lima tahun (balita) yang tenggelam disalah satu kolam di Waterpark Harationica Duri.

Balita yang tenggelam itu bernama Arkan Raihan Kurniawan (5), tenggelam saat pergi liburan ke Waterpark Harationica Duri bersama orangtua dan kakaknya yang masih duduk di bangku kelas 1 sekolah dasar.

banner 300x250

Berdasarkan informasi yang dirangkum GoRiau.com dari warga yang hadir melayat di rumah korban Perumahan Graha Asri 2 Jalan Tegal Sari RT003 RW020, Kelurahan Air Jamban, korban saat itu sedang menunggu ayahnya, lalu tiba-tiba menghilang.

Menurut cerita Ketua RW020, Mukhlis dari ayah korban, saat itu ayah korban berencana pindah dari kolam arus menuju kolam dangkal. Ayah korban lebih dulu mengangkat korban ke tepi kolam arus.

“Tunggu di sini nak, ayah angkat kakakmu dulu,” katanya seperti yang diceritakan ayah korban ungkapnya kepada GoRiau.com.

Setelah mengangkat Arkan, ayah korban mengangkat kakak korban dan istrinya ke tepi kolam arus. Setelah itu, ayah korban melihat korban berlari meninggalkan kolam arus.

“Seketika itu saja, ayah korban tidak lagi melihat korban dan berupaya mencari namun korban tidak diketemukan,” ujarnya.

Pada saat mencari korban, ayahnya mendengar teriakan dari regu penyelamat yang memang ditugaskan berjaga-jaga di Waterpark Harationica. Dari arah kolam terlihat regu penyelamat berlari sambil menggendong korban untuk diselamatkan.

“Korban sempat dilarikan ke Ruang Kesehatan Waterpark Harationica, untuk mendapat pertolongan dengan didampingi ayahnya. Korban sempat muntah mengeluarkan air dari mulutnya dan sadar,” ungkapnya.

Setelah sadar, korban dibawa ke RSUD Mandau menggunakan ambulan yang disediakan pihak Waterpark Harationica Duri. Setibanya di RSUD Mandau, korban dinyatakan sudah meninggal oleh dokter jaga IGD.

“Ayah korban mengatakan, kejadian yang dialaminya merupakan musibah dan ayah korban pun sudah ikhlas,” jelasnya.

Sebelum dimakamkan malam ini di TPU Jambon, korban disalatkan di Musala Baitul Ikhmah sekitar 150 meter dari rumah korban.