oleh

Begini Jalannya Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Calon Legislatif Putra Asli Pelalawan

Asnol Mubarack mengenakan pakaian melayu warna kuning, salah satu putra asli Kelurahan Pelalawan menjalani tepuk tepung tawar Pemghulu Koto Pelalawan, Edi Hanafi, Jumat (25/1/2019).

PANGKALAN KERINCI – Tiga calon legislatif (Caleg) putra asli Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan, Kabulaten Pelalawan menjalani tepuk tepung tawar oleh Lembaga Adat Melayu Riau, Penghulu Koto Pelalawan, Jumat (25/1/2019).

Caleg putra asli Pelalawan yang ditepuk tepung tawar mengenakan busana melayu. Tepuk tepung tawar dilakukan oleh Penghulu Koto Pelalawan, Edi Hamafi bertempat di Balai Penghulu Koto Pelalawan.

banner 300x250

Tradisi tepuk tepung tawar merupakan adat negeri melayu pada zaman kerajaan yang sampai saat ini masih dilestarikan.

“Alhamdulillah, acara berjalan lancar,” kata Edi Hanafi, kepada GoRiau. Ia juga menyampaikan, tepuk tepung tawar merupakan bentuk dari pemberian doa restu.

Asnol Mubarack, salah satu putra asli Kelurahan Pelalawan yang akan menuju kursi DPRD Pelalawan. Asnol maju melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ada tiga calon legislatif yang akan kita tepuk tepung tawar. Menurut Edi Hanafi, tujuan dilaksanakannya tepuk tepung tawar caleg asli Kelurahan Pelalawan, tidak lain hanya untuk mendoakan agar segala sesuatunya dapat dilalui dengan baik dan selamat oleh para caleg.

“Tidak ada tujuan lain, hanya untuk mendoakan supaya mereka senantiasa sehat berkah dan tak ada halangan hingga waktu pelaksanaan pemilu. Kita undang seluruh masyarakat pada acara adat ini,” pungkasnya.