oleh

Milad Perdana Kompak Meriah, Ratusan Goweser Sumatera Jajal Alam Kuok Kampar

Camat Kuok dan Kapolsek Bangkinang Barat mengangkat bendera pertanda dilepasnya ratusan goweser di Pulau Mati, Kuok

BANGKINANG – Ulang tahun Komunitas Pedal Kuok (Kompak) yang pertama berlangsung meriah. Ratusan goweser dari beberapa provinsi di Sumatera ikut menjajal alam Kuok, Kabupaten Kampar, Riau Ahad (27/1/2019).

Gowes bareng dalam rangka anniversary Kompak pertama mengambil start di Pulau Mati, Kuok dilepas oleh Camat Kuok Darusmar, M.Si didampingi Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Ikhwan Sudarsono, Ketua Kompak Zafri, S.Kom, MPd dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar Akhir Yani.

banner 300x250

Ketua Kompak Zafri, S.Kom, MPd kepada wartawan usai pelepasan goweser mengungkapkan, walaupun gowes bareng ini pertama dilakukan, namun antuasiasme peserta cukup tinggi. Jumlah peserta tercatat mencapai 564 orang dari target hanya 300 orang goweser.

Peserta tidak hanya berasal dari berbagai komunitas lokal yang ada di Kabupaten Kampar sekitarnya namun juga berasal dari provinsi tetangga seperti Sumbar dan Jambi. Mereka berasal dari 43 klub ditambah dari peserta pribadi.

Sesuai dengan temanya “Jelajah Alam Kuok”, para goweser melewati alam di Kecamatan Kuok. ” Peserta juga menjajal lintasan di pinggiran Sungai Kampar. Mereka masuk ke Desa Kuok, Empat Balai dan Pulau Jambu. Yang menarik di Rest Area tepatnya di Rimbo Alam Potai di Pulau Jambu. Dari atas ketinggian akan bisa melihat indahnya alam Kuok,” ujar Zafri.

Setelah melewati rute itu mereka kembali finish di Pulau Mati, Kuok.

Pria yang akrab disapa Akang ini mengungkapkan, Kompak sendiri berdiri tanggal 1 Januari 2018 lalu. Saat ini memiliki anggota 23 orang. Meskipun baru berdiri namun komunitas ini aktif melakukan gowes dan kegiatan lain seperti pada bulan Ramadhan lalu ikut membagikan takjil bersama personil Polsek Bangkinang Barat dan kegiatan sosial lainnya.

Camat Kuok Darusmar mengaku bangga dengan kegiatan yang ditaja Kompak. Ia mengucapkan selamat datang kepada para goweser di kecamatan Kuok. “Kegiatan ini pertama akan meningkatkan silaturahmi antar goweser dan kami berharap akan ada kelanjutannya nanti,” tutur Darusmar.

Karena kegiatan ini ia nilai cukup besar karena mampu menarik minat goweser dari provinsi lainnya di Sumatera, ia berharap juga melibatkan pemerintah daerah.

Melalui kegiatan ini ia berharap para tamu bisa mencicipi dan menikmati aneka kuliner khas dari Kecamatan Kuok. “Karena Kuok ini setidaknya ada tiga ciri khas kulinernya. Ada sate ayam kampung, ikan kupiek tak bertulang dan jeruk Kuok,” beber Darusmar.

Menurutnya, kegiatan gowes bareng ini juga sebagai ajang promosi beberapa tempat menarik di Kuok. “Ya, kita berharap sampai mereka di kampung masing-masing akan mengingat kembali kenangan mereka di Kuok. Harapan kita agar mereka ingin kembali ke Kuok,” ulasnya.

Salah seorang peserta dari Agam, Sumatera Barat Devitra Romiza mengaku takjub dengan keindahan alam Kabupaten Kampar khususnya Kecamatan Kuok. Ia juga sangat terkesan dengan rasa kekeluargaan masyarakat Kampar. “Seperti lokasi ini, lapangannya cukup luas dan berada di pinggir Sungai Kampar lagi. Alamnya bagus, udaranya pun masih segar,” ungkap pria yang pernah menjadi Kasi Intel Kejari Kampar ini.