Camat Kandis Bantah Eksploitasi Pelajar Saat Acara Silaturrahmi Bupati Siak di Kampung Belutu

Riau98 Dilihat
Bupati Siak, Drs H Syamsuar saat acara silaturrahmi dengan masyarakat Kandis

KANDIS – Menjelang masa akhir jabatannya sebagai Bupati Siak, Drs H Syamsuar melakukan silaturrahmi dengan warga di 14 Kecamatan sekaligus berpamitan, karena dalam waktu dekat akan dilantik sebagai Gubernur Riau periode 2019 – 2024.

Namun dari serangkaian kegiatan yang begitu sangat bermakna bagi masyarakat, muncul perbincangan yang tidak sangat mengenakkan saat acara di kampung Belutu, Kecamatan Kandis, Siak, Riau. 

banner 300x250

Saat sekitar 2.000 pelajar turun ke jalan menyambut kedatangan Bupati Siak, ada yang menyebutkan eksploitasi anak sekolah. Hal ini dibantah tegas langsung oleh Camat Kandis Irwan Kurniawa, beserta Penghulu kampung Belutu dan sejumlah kepala sekolah. 

“Pada acara itu tidak ada eksploitasi anak, kita bahkan tidak ada meminta sekolah atau pelajar untuk ikut dalam kegiatan tersebut. Namun karena kecintaan warga Belutu dengan pak Syamsuar, mereka spontan mengajukan diri untuk ikut berpartisipasi mengisi acara,” kata Camat Kandis, Selasa (5/2/2019) kepada GoRiau.com.

“Bahkan ketika sejumlah kepala sekolah menghubungi saya untuk menyampaikan mereka ingin berpartisipasi tidak langsung saya iyakan. Bahkan saya minta kordinasi dulu dengan Kabupaten. Tetapi mereka ingin juga ikut, akhirnya berkordinasi dengan penghulu,” kata Irwan lagi. 

Ketika acara berlangsung, Irwan juga tidak sama sekali mendengar keluhan dari siswa, sekolah serta masyarakat. Bersama Lurah dan Penghulu, Camat juga mengumpulkan dana swadaya untuk menyantuni anak-anak yatim. 

” Intinya pemimpin datang mereka ingin tampil ilmu seni yang mereka pelajari di sekolah di depan pemimpin tertingginya. Jadi statement warga di medsos kami rasa tidak berdasa. Dan mengenai koment di media kami tidak pernah diklarifikasi mengenai hal ini. Jika dia bertanya pasti akan kami jelaskan agar dia paham,” sebut Camat.

Di tempat terpisah, Kepala Sekolah SMPN 5 Kandis, Yeni Irdayati MPd juga menyebutkan anak-anak menyambut kedatangan Bupati Siak itu dengan suka cita, karena daerahnya yang jauh dari kota ini sangat jarang-jarang sekali didatangi oleh pejabat publik. 

“Apalagi yang datang kemarin itu adalah Bupati Siak yang sekaligus Gubernur Riau Terpilih, jelas kami ingin sekali ikut berperan serta dalam acara silaturrahmi Bupati Siak itu,” kata Yeni kepada GoRiau.com, Selasa (5/2/2019).

Bahkan, kata Yeni, anak-anak yang mengetahui Bupati Siak akan berkunjung ke Kampung Belutu langsung berinisiatif membuat bendera merah putih dengan barang bekas yang layak pakai. 

“Jadi tidak ada pungutan biaya kepada siswa, tidak juga mewajibkan siswa untuk menyambut kedatangan pak Syamsuar. Semua spontan kami lakukan begitu mendapat kabar pak Syamsuar mau datang ke kampung kami. Karena paginya anak-anak sekolah seperti biasa,” katanya menambahkan. 

Begitu juga kata Da’mi, Penghulu kampung Belutu, pihaknya juga sama sekali tidak pernah paksakan para pelajar atau sekolah untuk ikut dalam acara tersebut. Dengan pertimbangan waktu yang singkat tapi semua sekolag ingin tampil.

“Tetapi sekolah ingin tampil di depan Bupati Siak, mereka sangat senang Bupati datang ke daerah ini. Kita bahkan secara swadaya memberikan makanan dan snake untuk pelajar yang ikut tersebut, karena memang tidak ada anggaran khusus itu,” terang Da’mi.

Penghulu Kampung Belutu ini juga mengakui warganya sangat bahagia dan senang mengetahui Gubernur Riau Terpilih akan datang ke kampungnya. “Jadi kami juga tegaskan tidak ada memaksa pelajar untuk ikut berpartisipasi dalam acara itu,” terangnya.