oleh

Kasus Penyakit HIV dan AIDS di Kampar Meningkat dari Tahun ke Tahun

BANGKINANG – Kasus penyakit HIV dan AIDS di Kabupaten Kampar dari tahun ke tahun terus meningkat. Di tahun 2018, terdapat 10 terserang.

Ini diketahui saat Pemkab Kampar mengadakan seminar kesehatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kampar ke 69 tahun, Senin (4/1/2019) di aula Kantor Bupati Kampar.

banner 300x250

“Di Kabupaten Kampar angka penularan HIV dan AIDS tahun 2018 sudah mencapai 10 orang. Dan kasus ini dari tahun ke tahun terus meningkat,” kata Plt Bupati Kampar yang diwakili Kadis DLH, Cokro Aminoto.

Oleh karena itu, Cokro menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat Kampar membantu menghindari dan pencegahan penyakit HIV dan AIDS ini.

“Untuk penanggulangan penyakit seperti ini bukan hanya tugas dinas kesehatan saja. Namun juga seluruh komponen masyarakat harus turut serta membantu sesuai dengan peran dan tugas pokok masing-masing,” imbaunya.

Ia meminta penyebaran informasi tentang penanggulangan dan pencegahaan HIV dan AIDS untuk secara terus menerus. Karena HIV dan AIDS ini adalah masalah darurat global di seluruh dunia.

“Lebih dari 20 juta orang meninggal, sementara 40 juta orang telah terinfeksi. HIV dan AIDA merupakan ancaman terbesar terhadap pembangunan sosial ekonomi, stabilitas dan keamanan pada negara berkembang,” ujarnya.

Cokro juga menyampaikan bahwa setiap hari virus HIV dan AIDS telah menular sekitar 2.000 anak dibawah usia 15 tahun. Dan ini tentu berasal dari penularan ibu dan anak. Dan penyakit ink telah menewaskan 1.400 anak dibawah 15 tahun, dan menginfeksi lebih dari 6.000 orang usia muda produktif antara 15 hingga 24 tahun yang merupakan mayoritas orang-orang hidup dengan HIV dan AIDS.

“Dengan diadakan seminar kesehatan ini, tenaga kesehatan atau medis sebagai fasilitator dan tenaga penyuluh untuk tetap memberikan kontribusinya agar dapat menekan kasus HIV dan AIDS di Kabupaten Kampar,” harapnya.

Ketua Panitia, Nurzammi dalam laporannya menyampaikan peserta yang mengikuti seminar ini berjumlah 600 orang terdiri dari 31 puskesmas yang ada di Kampar. Yang juga diikuti oleh PMR tingkat SLTA sebanyak 150 orang.