Amukan Sijago Merah Hanguskan 6 Rumah Warga dan 10 Rumah Walet di Rangsang, Kerugian Capai Tiga Miliar

Riau72 Dilihat

SELATPANJANG – Amukan sijago merah hanguskan 6 (enam) unit rumah warga dan 10 (sepuluh) unit rumah walet di Desa Tanjung Medang, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Adapun keenam korban rumahnya yang terbakar itu diantaranya, Hamzah alias Akau, Toni alias Pincuan, Lik Cung alias Akok, Adi, Aheng dan Alam.

banner 300x250

Kejadian bermula pada Rabu (21/2/2019) sekira pukul 04.00 WIB bertempat di Jalan Atap Kang, Desa Tanjung Medang, Dusun 31 RT.001 RW.001, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Pada saat kebakaran terjadi salah seorang warga Dani(20) mendengar suara percikan seperti petasan, kemudian Dani keluar rumah melihat adanya konsleting arus listrik antara kabel dari tiang listrik menuju rumah Hamzah alias Akau. Melihat rumah Akau dalam keadaan terbakar, kemudian melihat kejadian tersebut Dani memanggil Abas(50).

Selanjutnya, Dani dan abas menghubungi sekretaris Desa Tanjung Medang Yatno, kemudian Yatno mengumpulkan masyarakat untuk melakukan pemadaman dan kemudian menghubungi Kapolsek Rangsang Iptu Djoni Rekmamora.

Mendengar informasi tersebut kemudian Kapolsek Rangsang beserta personilnya berangkat menuju TKP Kebakaran rumah di Desa Tanjung Medang dan sampai di TKP api semakin membesar dikarenakan angin begitu kuat dan kurangnya air yang memadai sehingga mengakibatkan rumah disekitarnya Ikut terbakar.

Dari informasi yang dirangkum GoRiau.com, saat kebakaran terjadi air laut dalam keadaan surut sementara rumah yang terbuat dari kayu itu berada dipinggir pantai sehingga suitnya mendapatkan sumber air dalam upaya pemadaman. Dari kebakaran itu pula kerugian mencapai miliaran rupiah karena banyak sepeda motor ikut terbakar.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH, Kamis (21/2/2019) sinag, membenarkan adanya kebakaran tersebut.

“Api sudah dapat dipadamkan, kebakaran diduga berasal konsleting arus listrik, atas kejadian tersebut kerugian yang dialami sekitar Rp.3.000.000.000 ,- (Tiga Miliar Rupiah),” ungkapnya.