oleh

Minum di Warung Tuak, Pemuda 26 Tahun di Langgam Dianiaya Hingga Babak Belur

Ilustrasi

PANGKALAN KERINCI – Kasus penganiayaan kembali terjadi. Kali ini menimpa REZ warga Desa Langkan, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan. Tak terima dianiaya, korban lapor polisi.

Pemuda 26 tahun ini mengalami babak belur dengan luka-luka dan memar setelah dikeroyok oleh beberapa orang tidak dikenal di warung tuak milik Marpaung, Langgam.

banner 300x250

Peristiwa penganiayaan bermula ketika REZ minum di warung tuak milik Marpaung.

“Pada hari Selasa malam pelapor duduk di warung tuak Marpaung dan datang orang tidak pelapor kenal bertanya kepada pemilik warung tuak,” ungkap Paur Humas Polres Pelalawan, Ipda Leonardo S, Kamis (28/2/2019).

Lanjutnya, kemudian orang yang tidak pelapor kenal tersebut pergi. Namun tidak lama kemudian kembali datang dan duduk minum tuak bersama pelapor.

“Orang tersebut kembali bertanya kepada pemilik warung tuak dengan bertanya seseorang yang ia cari,” jelasnya.

Ipda Leonardo kembali menjelaskan, kemudian pemilik warung menjawab jika orang yang dicari teraebut belum datang.

“Saat itu pelapor berkata kepada pemilik warung tuak tidak usah marah-marah. Pemilik warung pun mengusir pelapor dari warungnya,” bebernya.

Namun sesampainya di luar warung, pelapor dipukuli oleh beberapa orang yang tidak dikenal. “Atas kejadian yang menimpnya, REZ mengalami luka-luka memar dan melaporkan ke Polsek Langgam,” pungkas Paur Humas, kepada GoRiau.*