oleh

Pemkab Siak Akan Gabungkan Pawai Budaya Internasional dengan Festival Pusaka Nusantara

SIAK SRI INDRAPURA – Festival Pusaka Nusantara VII di Karangasem Bali sudah selesai dan berlangsung sangat semarak dan meriah. Tahun depan, helat serupa akan dilanjutkan di Kabupaten Siak dengan konsep yang lebih menarik lagi.

Bupati Siak, Alfedri yang juga Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) tahun 2020 menyebutkan banyak mendapat inovasi baru dari apa yang telah diselenggarakan di Pemerintah Karangasem Bali dalam Festival Pusaka Indonesia. 

banner 300x250

“Kita optimis Negeri Istana juga mampu menjadi tuan rumah helat kebudayaan tingkat nasional yang dirangkai dengan Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia Tahun 2020 mendatang di Kota Pusaka Siak Sri Indrapura,” kata Alfedri kepada GoRiau.com, Senin (24/6/2019).

Apa saja persiapan yang sudah dilakukan Pemkab Siak untuk Festival Pusaka Indonesia VIII nanti juga dipaparkan Alfedri dalam Rakernas JKPI di Villa Taman Surgawi Karangasem, Minggu (23/6/2019). 

“Setelah melihat seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan di Kabupaten Karangasem, Pemkab Siak siap meriahkan Festival Pusaka Nusantara di Siak Sri Indrapura tahun depan,” kata Alfedri.

Pemkab Siak kata dia, membuat FPN ini berbeda dengan0 menggabungkan pelaksanaan Pawai Budaya Internasional yang rutin dilaksanakan setiap tahun di Kabupaten Siak dengan iven Pawai Budaya Nusantara Jaringan Kota Pusaka Indonesia.

“Untuk lebih memperkenalkan Sungai Siak sebagai sungai terdalam di Indonesia, kami berencana melaksanakan parade budaya di Sungai Siak,” ucapnya.

Selain itu, pemimpin Negeri Istana itu juga mengatakan jajarannya akan melaksanakan sosialisasi kebudayaan bagi pelajar di Kabupaten Siak, dan akan meminta setiap anggota JKPI yang hadir untuk memberikan pengajaran keberagaman budaya di Indonesia pada tiap-tiap sekolah.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Asfarinal mengatakan bahwa jika ingin pelaksanaan FPN dan Rakernas JKPI lebih meriah tahun ketahun, harus ada hal ikon atau unit baru yang diciptakan.

“Saya berharap di Siak nantinya akan ada hal unik baru yang ditampilkan, sehingga akan menjadi kesan tersendiri bagi anggota JKPI yang lainnya,” kata lelaki yang kerap dipanggil Nanang itu.

Kemudian, ketika pelaksanaan Pawai Budaya Nusantara di Siak, JKPI juga berencana akan meluncurkan secara resmi Mars JKPI, dan dinyanyikan secara resmi di Siak untuk pertama kalinya.

Dalam Rakernas JKPI Tahun 2019 tersebut, juga dilaksanakan serahterima secara resmi jabatan Ketua Dewan Presidium JKPI dari Bupati Karangasem ‎I Gusti Ayu Mas Sumatri, kepada Bupati Siak Alfedri.

JKPI sendiri adalah suatu organisasi di antara pemerintah kota dan kabupaten yang mempunyai keanekaragaman pusaka alam dan atau pusaka budaya (tangible dan intangible). 

Tujuan utama dari organisasi ini adalah untuk bersama-sama melestarikan pusaka alam dan pusaka budaya sebagai modal dasar pembangunan masa depan.