oleh

Usaha Galian C yang Beroperasi di XIII Koto Kampar Hampir Seluruhnya tak Kantongi Izin

BANGKINANG – Ternyata hampir semua usaha galian C di XIII Koto Kampar, Riau tidak memiliki izin. Hal itu terungkap dari salah seorang pengelola galian C yang sempat dikonfirmasi.

Aw atau WO, pengelola salah satu galian C mengakui bukan hanya pihaknya yang tak mengantongi izin, tapi hampir seluruhnya.

banner 300x250

“Sudah berjalan 3 bulan. Saat ini sedang dalam pengurusan izinnya. Saya hanya sebagai pelaksana, pemiliknya UJK,” kata WO.

Selain terang-terangan kepada wartawan usahanya tak memiliki izin, WO juga buka-bukaan usaha galian C di Kecamatan XIII Koto Kampar dan Koto Kampar Hulu tak ada satu pun yang mengantongi izin. 

“Kalau bahas-bahas izin, satu pun usaha galian C di Kecamatan XIII Koto Kampar dan Koto Kampar Hulu tak ada  yang memiliki izin. UB saja lima alatnya, saya cuma satu,” ucapnya melalui telepon selulernya dengan logat bahasa ocunya, Rabu (8/2019) kemarin.

Saat ditanya terkait keluhan masyarakat karena jalan lintas di XIII Koto Kampar  berlumpur dan berdebu, akibat ulah puluhan truk galian C melintas setiap harinya di jalan ini, WO berkilah menyiram jalan ini sekali sehari. 

“Tengok ajalah, sekali sehari sore disiram menggunakan mobil tengki air. Kini sedang berjalan (Membersihkan),” sebutnya.

Dari pantauan GoRiau.com, Jumat (9/8/2019), lumpur dan debu ini tidak hanya di jalan lintas XIII Koto Kampar, namun juga terlihat di jalan lintas nasional akibat truk usaha galian C yang beroperasi di Desa Koto Tuo, XIII Koto Kampar tersebut.