oleh

Tekan Pegangguran di Riau, Gubri Syamsuar Gandeng Sampoerna University

JAKARTA – Untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkuakitas dan berdaya saing global melalui pembangunan manusia seluruhnya, serta menekan jumlah pengangguran di Provinsi Riau, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, mengandengan Sampoerna University.

Beberapa poin disampaikan Syamsuar saat pertemuan dengan Rektor Sampoerna University Wahdi Salasi April di Sampoerna Strategic Square, Executive Lounge Lantai 31 Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (7/10/2019).

banner 300x250

Syamsuar berkeinginan menekan jumlah pengangguran terbuka. Dimana setelah mahasiswa menjadi sarjana sudah bekerja dan membuka lapangan kerja, serta membangkitkan semangat anak-anak muda agar berwirausaha.

“Kita juga berupaya menggabungkan praktisi dan akademisi, memperbaiki sumber daya manusia di Riau. Riau saat ini juga sudah mempunyai Badan Riau Creative Network (BRCN) yang menjembatani antara pemerintah dengan pelaku ekonomi kreatif,” kata Syamsuar kepada GoRiau.com, usai pertemuan.

Syamsuar, juga menjelaskan akan potensi Provinsi Riau yang sangat besar mulai dari sumber daya alam, sumber daya manusia hingga posisi strategis Riau berbatasan langsung dengan negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura.

“Pihak Sampoerna University ingin memberikan beasiswa dengan test kepada 23 peserta OSN dari Riau (sebelumnya 9 orang pesertanya meraih prestasi) akan dilanjutkan antara pihak Dinas Pendidikan Pemprov Riau dan Sampoerna University,” ungkap Syamsuar.

Syamsuar juga diberikan kesempatan oleh Sampoerna University menjadi pembicara di Pusat Belajar Guru (PBG) yang berada di Kudus, Jawa Tengah.

“Tindak lanjut dari pertemuan ini dalam waktu dekat, pihak Sampoerna University akan menghubungi Dinas Pendidikan Riau terkait pemberian beasiswa. Pembahasan lebih intens dan pelaksanaan MoU, ditindaklanjuti oleh dinas/badan/biro terkait,” jelas Syamsuar.

Di tempat yang sama, Wahdi Salasi April mengatakan kepada GoRiau.com, bahwa pihaknya menciptakan tantangan bagi mahasiswa agar lebih semangat. Di Sampoerna University sendiri keberhasilan mahasiswa lebih ke business plan yang diterima baik oleh perusahaan multi nasional daripada sistim skripsi.

“Sampoerna University memiliki program, yakni Young Entrepreneur Program yaitu kurikulun berbasis teknologi 4.0,6 internasional dan best practice module, seminar sharing session from Top Rank Entrepreneur dan fasilitator dari akademisi dan praktisi,” ujar Wahdi.

Dari pertemuan ini Syamsuar sangat berharap pemuda di Riau menjadi wirausaha yang bisa membuka usaha kreatif yang mampu menyerap tenaga kerja. Sehingga jumlah penangguran di Riau semakin berkurang tiap tahun.