Sudah Maret, ‘Rak’ LPSE Kuansing Masih Kosong

TELUKKUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau sudah selayaknya untuk segera melelang proyek kegiatan tahun 2020. Sehingga, program kegiatan yang sudah dianggarkan bisa selesai tepat waktu.

Namun, memasuki Maret 2020 ini, belum terlihat adanya kegiatan yang siap untuk dilelang. Kondisi ini mendapat sorotan dari Anggota DPRD Kuansing Satria Mandala Putra.

Menurut Satria, Bupati Kuansing harus mensegerakan untuk tender proyek di awal tahun, terutama kegiatan fisik yang pengerjaannya memakan waktu cukup lama.

“Berkaca dari tahun sebelumnya, beberapa kegiatan fisik tidak selesai tepat waktu. Rekanan mengeluhkan tender yang lambat, saat pengerjaan, musim hujan pun tiba. Sehingga, pengerjaan terganggu,” ujar Satria baru-baru ini di Telukkuantan.

Seharusnya, lanjut Satria, pemerintah belajar pada tahun sebelumnya. Dimana, beberapa kegiatan tidak selesai tepat waktu. Akibatnya, banyak yang mengalami tunda bayar.

“Sebaiknya pemerintah belajar dari kasus yang terjadi tahun lalu. Solusinya, ya tender dipercepat. Kita bisa memperkirakan bahwa musim hujan terjadi pada Oktober sampai Desember. Kalau cepat dikerjakan, tentu cepat pula selesainya dan tak terdampak cuaca,” terang Satria.

Untuk itu, DPRD Kuansing mengingatkan Bupati Kuansing agar mempercepat proses tender yang dilakukan melalui LPSE.

Secara terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing Dianto Mampanini menyatakan Bupati Kuansing sudah mengirimkan surat ke OPD untuk segera menyiapkan dokumen tender.

“Surat bupati untuk OPD sudah ada itu. Kemungkinan, sekarang masing-masing OPD masih menyiapkan berkas yang akan disampaikan ke LPSE,” ujar Dianto.

Dikatakan Dianto, pihaknya terus menggesa agar lelang kegiatan bisa dilakukan secepatnya. Sehingga, proses pembangunan berjalan dengan lancar dan tepat waktu.