oleh

Kisah Perjuangan Sultan Siak ke-12 Ditampilkan Dalam Teater Yogyakarta Bedelau Fest

SIAK – Menetap di kampung orang untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, tak membuat mahasiswa asal Kabupaten Siak melupakan sejarah. Dalam even Yogyakarta Bedelau Fest, mereka menampilkan stair dan musik kerajaan dalam pertunjukan teater berjudul Sultan Syarif Qasim II.

Cerita yang dimainkan pada Sabtu malam (14/3/2020) oleh Sanggar Langkah Panglimo tentang perjuangan Sultan Siak ke 12 yang melawan Belanda serta membantu kemerdekaan RI itu berhasil membuat penonton berdecak kagum.

banner 300x250

Bupati Siak Alfedri beserta istri yang hadir dalam acara itu ikut terpukau dan bangga melihat anak-anak Ikatan Pelajar Riau Jogjakarta Komisariat Siak (IKRJ KS) bisa berbaur dan berkolaborasi dengan daerah lain. Sehingga bisa membuat suatu pertunjukan yang luar biasa.

“Saya ingin anak-anak Siak bisa menjadi duta-duta bangsa dan daerah, yang bisa mempromosikan seni, budaya dan pariwisata Siak. Sekaligus mengenalkan tagline ‘Siak The Trully Malay ke seluruh Indonesia,” ujar Alfedri.

Ia pun menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan Jogja Bedelau Fest 2020 yang ditaja anak-anak mahasiswa asal Kabupaten Siak, yang turut mempromosikan budaya dan wisata Kabupaten Siak ke luar.

“Artinya kita ingin mengenalkan Siak, sehingga mudah-mudahan orang tertarik datang ke Siak. Mahasiswa asal Siak sudah dapat membuktinya, mereka mampu mempromosikan kampung halaman mereka Siak ke daerah lain,” ucapnya.

Alfedri pun menegaskan, jika perlu pihaknya akan menginisiasi pengembangan konsep kota kembar antara Siak dengan Jogjakarta, saling mempromosikan budaya dan pariwisata.

Menurut Ketua IPRJ KS Dicky Maulana, Festival Jogja Bedelau Fest 2020 yang digelar oleh Ikatan Pelajar Riau Jogjakarta Komisariat Siak (IPRJ KS), bertujuan merangkul atau mewadahi mahasiswa Kabupaten Siak untuk menjadi duta Siak di Provinsi Jogjakarta sekaligus memperkenalkan tentang kebudayaan melayu Riau khususnya Kabupaten Siak.

“Jogja bedelau fest sendiri merupakan suatu kegiatan pementasan teater musik yang diprakarsai mahasiswa Kabupaten Siak Jogjakarta dengan mempersembahkan cerita tentang kejayaan kerajaan Siak tempo dulu yang usung oleh sanggar Langkah Panglimo,” imbuhnya.