Penjaga Keamanan di AS Dibunuh karena Tolak Masuk Pelanggan Tanpa Masker

banner 468x60

FLINT – Seorang wanita didakwa bersama suami dan putranya karena membunuh seorang penjaga keamanan yang menolak putrinya masuk ke toko karena dia tidak mengenakan masker.

Mengutip BBC, Selasa (5/5/2020) Calvin Munerlyn (43) ditembak di bagian belakang kepala pada Jumat, 1 Mei di toko Family Dollar di Flint, Michigan, salah satu negara bagian AS yang paling terdampak pandemi virus corona.

banner 400x400

Dia diserang setelah memberi tahu salah satu pelanggan, yang merupakan putri pelaku bahwa dia tidak bisa masuk ke toko tanpa mengenakan masker sesuai aturan pemerintah.

Dampak larangan itu, Sharmel Teague yang berusia 45 tahun, bersama istrinya dan Larry Teague (44) dan putra mereka, Ramonyea Bishop (23) pergi ke toko dan menyerang Munerlyn.

Sharmel Teague ditangkap, tetapi dua tersangka lainnya masih buron. Ketiganya menghadapi tuduhan pembunuhan berencana dan senjata api tingkat pertama.

Larry Teague juga didakwa karena melanggar perintah gubernur mengenai pemakaian masker di dalam toko untuk mencegah penularan virus corona.

Sedangkan putrinya belum dituntut.

Jaksa Wilayah Genesee David Leyton mengatakan dalam konferensi pers pada Senin, 4 Mei Sharmel Teague berteriak dan meludahi Munerlyn lalu pergi menggunakan kendaraannya.

Dia kembali bersama putra dan suaminya. Putranya diduga yang menembak korban.

“Kematian Calvin Munerlyn tidak masuk akal dan tragis, dan mereka yang bertanggung jawab akan dimintai pertanggungjawaban hukum,” kata Jaksa.

Ibu Munerlyn, Bernadett, mengatakan kepada kantor berita Associated Press, “Anak saya hanya melakukan pekerjaannya.”

(fzy)

banner 970x250