oleh

Keluarga Penyelenggara Konser Rhoma Irama Ancam Bupati Bogor ke Jalur Hukum

BOGOR – Setelah dipastikan 237 warga Pamijahan, Kabupaten Bogor yang sempat menyaksikan konser Rhoma Irama hasilnya non reaktif atau negatif Covid-19. Kuasa Hukum Abah Surya Atmadja, Muklis Ramlan mengatakan, pihaknya berencana akan menempuh jalur hukum atas pernyataan Bupati Bogor, Ade Yasin yang komentarnya selama ini terkesan menyudutkan Abah Surya.

Muklis mengatakan, apa yang dituduhkan terkait tidak patuhnya keluarga saat menggelar khitanan hingga mengundang kerumunan orang tidak benar. Menurutnya, bila pada saat acara seluruh tamu undangan mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, jaga jarak, dan tersedianya cairan antiseptik. Terkait, adanya kerumunan itu, kata dia adalah warga sekitar.

“Pada prinsipnya, apa yang dituduhkan Ade Yasin tidak benar. Bahwa yang hadir di sini adalah warga sekitar. Karena selama ini bersama Abah Surya, mereka datang karena rasa syukurnya. Bukan orang luar yang mau nonton Rhoma Irama,” kata Muklis disela-sela rapid test massal terhadap ratusan penonton Rhoma Irama yang sempat manggung di Kampung Cisalak, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Selasa (7/7/2020).

 Baca juga: 237 Warga Bogor Penonton Konser Rhoma Irama Jalani Rapid Tes Massal

Kata dia, tidak ada kalimat konser Rhoma Irama diundangan Abah Surya Atmadja. Dan hal tersebut yang perlu diluruskan.

“Kemudian, pada seluruh undangan sebelum masuk memaki hand sanitazer dan cek suhu. Seluruh undangan masuk. Jadi seluruh protokol covid-19 keluarga lakukan. Kalau dia menuduh ada pelangarannya, tolong buktikan! Dan harus ada faktanya juga,” tegasnya.

Tak hanya itu, Muklis juga menilai Bupati Bogor Ade Yasin terlalu lebay. Lihat saja ribuan orang berdemonstrasi ke DPR RI terkait RUU HIP di DPR tak ada reaksi Pemprov DKI Jakarta akan melakukan rapid test massal.

“Tapi ini Ade Yasin kok begitu. Kalau semangatnya untuk bebas Covid-19 kita hargai. Tapi ini ada motif di belakang itu, dan sudah menyerang Abah Surya tentu kami dari tim hukum akan lakukan langkah-langkah hukum ke depan,” katanya.

Ini penting dilakukan, kata Muklis, agar tidak terjadi fitnah yang sengaja ditebar hanya untuk mencari panggung politik.

“Orang sudah minta maaf terus diserang seperti begini. Kalau terus menyerang dan melakukan fitnah, serang privasi Abah Surya tentu sudah ini sudah masuk ranah pidana,” katanya.

Langkah hukum yang akan ditempuh adalah menuntut Bupati Bogor Ade Yasin meminta maaf, terlebih hasil rapid test terhadap ratusan warga Pamijahan, Kabupaten Bogor yang sempat disebut sebagai klaster abah tidak terbukti.

“Maka Ade Yasin harus gentle dan minta maaf kepada Abah Surya. Kalau dia terus memaksa, kita akan laporkan ke Mabes Polri dengan tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik,” pungkasnya.

(wal)

Sumber : okezone.com