oleh

Dihadiri Bakal Calon Kepala Daerah, DPW PKB Riau Sembelih 4 Ekor Sapi

PEKANBARU – DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Riau melaksanakan penyembelihan hewan qurban sebanyak 4 ekor untuk memperingati hari raya Idul Adha di Kantor DPW PKB Riau, Jalan OK M Jamil, Pekanbaru, Minggu (2/8/2020)

Dalam kesempatan ini, sejumlah pimpinan DPW PKB Riau tampak hadir, diantaranya Ketua DPW PKB Riau Abdul Wahid, Sekretaris Ade Agus Hartanto, Bendahara Sugianto, dan Ketua Dewan Syuro KH Abdul Rahman Qoharuddin beserta jajaran pengurus lainnya.

Hadir pula Bakal Calon Bupati Rokan Hulu, Hafith Syukri, Bakal Calon Wakil Bupati Siak, Husni Mirza, dan Bakal Calon Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso.

Dalam kata sambutannya, Abdul Wahid meminta para hadirin mengingat kembali bagaimana sejarah Idul Adha, dimana Nabi Ibrahim AS dikenal sebagai peletak pertama ibadah kurban.

“Peristiwa penyembelihan yang dilakukan Nabi Ibrahim AS terhadap anaknya Nabi Ismail AS merupakan dasar bagi adanya ibadah kurban. Nabi Ibrahim AS dengan penuh iman dan keikhlasan bersedia untuk menyembelih anak kesayangannya Ismail hanya semata-mata untuk memenuhi perintah Allah SWT,” terang anggota DPR RI itu.

Mantan anggota DPRD Riau dua periode ini menambahkan, apa yang dilakukan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail merupakan ujian ketaatan kepada Allah. Di kemudian hari, pengorbanan ini menjadi anjuran bagi umat Islam untuk menyembelih hewan kurban. Disamping itu, Abdul Wahid menjelaskan terkait kondisi umat Islam khususnya di Tanah Air, yang saat ini tengah mendapat musibah pandemi virus corona atau Covid-19. Dampaknya baik secara keagamaan, sosial dan ekonomi mengalami banyak perubahan maupun kesulitan.

“Secara keagamaan banyak perubahan tata laksananya, bahkan sampai tak dapat melaksanaan ibadah sebagaimana mestinya saat diberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Kita sempat tak dapat melaksanakan salat Jumat karena menghindari berkerumun di masjid,” tambahnya.

Lanjut Abdul Wahid, secara sosial keagamaan juga banyak hal yang berubah karena mengikuti protokol kesehatan Covid-19, seperti tidak bisa berjabat tangan secara langsung.

“Begitu pula sektor ekonomi, pendapatan masyarakat mengalami penurunan dan banyak orang yang dirumahkan sampai diberhentikan kerja. Namun, apapun kondisinya kita harus berkorban demi mempertahankan hidup dan memenuhi kebutuhan hidup, baik secara moril dan materi. Kita tetap harus meluruskan niat, semua upaya semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ucapnya mengakhiri.

Di acara terakhir, Abdul Wahid menyerahkan secara simbolis seekor sapi kurban kepada Ketua Panita Kurban DPW PKB Riau, Saiful Fadilah.(rls)