Bagi-bagi Beras kepada Nelayan Terdampak Covid-19, HNSI Kepulauan Meranti Tegaskan tak Berpihak ke Salah Satu Paslon

SELATPANJANG – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kepulauan Meranti mendapatkan kepercayaan untuk menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat. Bantuan itu diberikan kepada masyarakat nelayan yang terdampak virus Corona atau Covid-19. Bantuan tersebut merupakan beras cadangan pemerintah (BCP).

Namun dalam pergerakannya, kegiatan HNSI itu dikaitkan dengan Pilkada Kepulauan Meranti. Dimana HNSI dituduh telah mendukung salahsatu calon yang ikut dalam kontestasi tersebut. Dan hal itu dibantah langsung oleh ketua HNSI Kepulauan Meranti, Rony Samudera SH.

“Perihal adanya isu gerakan HNSI di Kepulauan Meranti baik dalam sosialisasi, fasilitas perizinan nelayan sampai penyaluran cadangan beras pemerintah ke nelayan yang disangkut pautkan dengan proses Pilkada tahun ini HNSI Kepulauan Meranti menyatakan tegas itu tidak benar,” kata Rony.

Dikatakan Rony, apa yang dikatakannya tersebut sangat mendasar. Dimana setiap penyerahan bantuan beras, HNSI didampingi oleh pihak pemerintah dan pihak keamanan.

“Tak mungkin ada unsur politik di kegiatan ini contohnya pada saat penyerahan beras cadangan pemerintah kita didampingi oleh aparat pemerintah desa, bhabinkamtibmas, babinsa dan bhabinpotmar dari angkatan laut. Dan apapun tanggapan miring mengenai kegiatan HNSI, kami segenap pengurus tetap akan terus melakukan kegiatan untuk kesejahteraan nelayan di Kabupaten Kepulauan Meranti dan kita tidak akan menghentikan setiap program- program dan kegiatan HNSI,” ujar Rony.

Bahkan kata Rony, karena dianggap mendukung salah satu calon, pihaknya kerap mendapatkan intimidasi dan ancaman dari pihak lain untuk tidak melakukan kegiatan bagi-bagi beras untuk sementara waktu.

“Pesta politik Pilkada di kabupaten ini kami dari pengurus mengharapkan tidak mempengaruhi kegiatan kita di lapangan. Saya yakin setiap calon kepala daerah mendukung setiap gerakan kami sebagaimana kepala daerah sekarang mendukung setiap kegiatan HNSI. Apabila ada tim atau calon kepala daerah yang tidak mendukung kegiatan HNSI, berarti calon tersebut tidak respect dengan kesejahteraan nelayan di Kabupaten Kepulauan Meranti,” pungkasnya.